
Menhub Tinjau Posko Angkutan Natal-Tahun Baru

Jakarta, (Antara) - Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan meninjau Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru 2014 di Kementerian Perhubungan guna memantau CCTV di beberapa titik di Tanah Air seperti Pelabuhan Merak dan Bakauheni. "Dapat terpantau melalui CCTV beberapa titik yang berpotensi mengalami lonjakan volume kendaraan pada Natal 2013 dan menjelang Tahun Baru 2014," kata E.E. Mangindaan di Jakarta, Selasa. Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Suroyo Alimoeso mengemukakan kondisi jalur angkutan umum dan kendaraan pribadi menuju Pelabuhan Merak terpantau masih lancar. Suroyo juga mengemukakan di jalur selatan Jawa tepatnya di Kebumen, Jawa Tengah, terdapat pengalihan jalan karena kondisi banjir. "Jalur menuju Kebumen dialihkan ke Jalan Daendels," kata Suroyo. Sebagaimana diberitakan, jumlah pemudik yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Banten, Senin, mengalami penurunan karena puncak arus mudik akhir tahun dinilai telah terlampaui. "Melihat data terakhir, puncak arus mudik Natal di Merak tahun ini sudah terjadi Sabtu (21/12) dan Minggu (22/12)," kata Corporate Secretary PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Christine Hutabarat, Senin (23/12). Menurut Christine, pihaknya tetap menyiagakan armada, fasilitas dan personel yang dibutuhkan untuk melancarkan pemudik pada masa akhir tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa jumlah pemudik pada 22 Desember 2013 tercatat 49.558 orang atau menurun 71 persen dari periode tanggal yang sama pada tahun sebelumnya. Selain jumlah penumpang, lanjutnya, seluruh jenis kendaraan juga dilaporkan mengalami penurunan di mana motor turun 46 persen dari 4.899 unit (2013) menjadi 3.292 unit (2012). Sedangkan jumlah kendaraan roda empat campuran termasuk mobil pribadi berkurang 78 persen dari 9.469 unit kendaraan (2012) menjadi 6.822 unit kendaraan (2013). Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan tidak ada kenaikan tarif angkutan baik untuk transportasi darat, laut dan udara menjelang perayaan Natal 2013 dan Tahun Baru pada tahun 2014. "Tidak ada kenaikan tarif angkutan menjelang Natal dan musim libur tahun 2013 ini, hanya ada batas atas dan batas bawah," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso, dalam forum diskusi dengan wartawan Kementerian Perhubungan, di Jakarta, Senin (16/12). Suroyo mengatakan, batas atas yang ditentukan sebesar 30 persen dari harga dasar kelas ekonomi, sementara untuk batas bawah ditetapkan sebesar 20 persen dan untuk kelas eksekutif atau non-ekonomi diberikan kepada mekanisme pasar namun juga ada batasannya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
