Logo Header Antaranews Sumbar

Polisi di Bandara Internasional Filipina Diperkuat Setelah Serangan

Selasa, 24 Desember 2013 13:11 WIB
Image Print

Manila, (Antara/Xinhua-0ANA) - Pemerintah Filipina telah menempatkan banyak polisi di sekitar bandara internasional Manila setelah penyergapan pekan lalu atas seorang wali kota dan tiga orang lainnya, kata seorang pejabat senior pemerintah Senin. Juru Bicara Kepresidenan Edwin Lacierda mengatakan kepada wartawan bahwa Kantor Kepolisian Wilayah Ibu kota Nasional (NCRPO) telah menambah personil polisi untuk seluruh kompleks Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA) di Pasay City, Metro Manila. " Kami akan melihat kehadiran banyak polisi di tempat itu," katanya. Empat orang, termasuk Wali kota Labangan Ukol Talumpa, provinsi selatan Zamboanga del Sur, istrinya, kerabat, dan seorang bayi berumur 18-bulan tewas sementara lima lainnya terluka ketika dua orang naik sepeda motor menyergap mereka di area kedatangan Terminal 3 NAIA sebelum tengah hari Jumat lalu. Lacierda mengatakan, Kepolisian Nasional Filipina telah mengarah kepada keberadaan pelaku. Sementara Presiden Benigno S. Aquino III tidak memberikan batas waktu untuk menyelesaikan kasus ini, Lacierda mengatakan bahwa perintah Aquino adalah untuk "menemukan penyebab secepat mungkin, memastikan bahwa kita memiliki bukti untuk menentukan penyebab tertentu." Serangan itu terjadi pada saat bandara Filipina sibuk karena masuknya penumpang yang ingin menghabiskan Natal di kampung halaman mereka atau tempat-tempat wisata lainnya di negeri ini. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026