Logo Header Antaranews Sumbar

BKMT Bukittinggi dan Asphen dirikan rumah baru bagi korban bencana Agam

Sabtu, 2 Mei 2026 13:31 WIB
Image Print
Perwakilan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi menyerahkan secara simbolis bantuan berupa rumah baru layak huni kepada salah satu korban bencana hidrometeoroligi yang terjadi di Palembayan, Kabupaten Agam. ANTARA/AL FATAH

Lubukbasung (ANTARA) - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi meresmikan satu unit rumah siap huni untuk salah satu korban bencana hidrometeorologi Agam. Pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama Lembaga Amil Zakat Ashpen.

Prosesi peresmian ditandai dengan penyerahan kunci rumah kepada pemilik rumah disaksikan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat di Palembayan, Agam.

Camat Palembayan, Endrisasman, Sabtu (2/5) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BKMT Bukittinggi dan Ashpen atas kontribusi nyata dalam membantu warganya. Ia mengapresiasi para donatur yang telah menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana.

“Kami sangat berterima kasih kepada BKMT dan Ashpen serta para donatur. Ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangkitkan semangat masyarakat. Bantuan Bukittinggi juga sangat berarti bagi penerima, berupa kasur, kompor gas beserta tabung, dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan sejak masa tanggap darurat di November 2025 lalu hingga saat ini, pemerintah terus berupaya mengayomi masyarakat. Namun, dampak bencana hidrologi masih dirasakan, terutama pada sektor pertanian yang belum sepenuhnya pulih.

Ketua BKMT Bukittinggi, Syamsul Bahri menegaskan bahwa pembangunan rumah ini merupakan wujud nyata pengabdian BKMT kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya mengaji di surau, tetapi juga turun langsung ke lapangan. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi BKMT lainnya, baik di tingkat kota maupun provinsi, untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa bantuan juga berasal dari Pemkot Bukittinggi berupa kasur, bedcover, serta kompor gas lengkap dengan tabung.

Direktur Utama Ashpen, Zulfamiadi, mengatakan bahwa pihaknya berperan sebagai jembatan kebaikan antara donatur dan masyarakat yang membutuhkan.

“Ashpen merupakan salah satu lembaga resmi di Indonesia. Kami siap menyalurkan amanah para donatur. Saat ini sudah dua rumah siap huni yang berhasil kami bangun pascabencana 2025. Donatur memiliki dana, kami memiliki data, mari bersama membangun Agam dan Bukittinggi,” katanya.

Sementara itu, penerima bantuan, Zaipul Lamri bersama istri dan dua anaknya mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterima. Mereka merupakan korban bencana galodo yang menghanyutkan rumah sebelumnya.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada seluruh pihak yang terus meringankan beban kami para korban. Dengan adanya rumah baru yang layak huni, kami dapat memulai kehidupan baru dengan lebih baik," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026