
Polda Jambi arahkan pemudik ke jalur alternatif urai kemacetan

Jambi (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi mengalihan arus lalu lintas kendaraan pemudik dari jalur lintas timur Sumatera Jambi–Palembang ke jalur alternatif yakni, lintas barat dan tengah, guna mengurai kemacetan di jalur tersebut.
"Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya kepadatan kendaraan yang signifikan di jalur tersebut selama arus mudik Lebaran," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, di Jambi Senin.
Pengalihan arus ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kakorlantas Polri guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama masa mudik.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Adi Beny telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Satlantas Polres di wilayah hukum Polda Jambi.
Melakukan penutup sementara Jalur Lintas Timur arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik, serta mengarahkan pengendara menuju jalur alternatif yang telah disiapkan.
Kendaraan pemudik yang berasal dari arah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau dengan tujuan Palembang maupun Pulau Jawa dialihkan melalui dua opsi rute.
Opsi pertama melalui Jalur Barat yang tersambung dengan akses jalan tol, yakni Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang. Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat memanfaatkan Jalan Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju Kota Palembang.
Sementara itu, bagi pengendara yang memilih jalur non-tol, dapat menggunakan Jalur Tengah dengan rute Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.
Dalam pelaksanaannya, jajaran kepolisian melakukan berbagai langkah operasional seperti penambahan personel di titik penyekatan dan persimpangan utama untuk mengarahkan kendaraan.
Selain itu pemasangan spanduk dan papan petunjuk arah sementara di titik perbatasan Riau–Jambi serta titik pengalihan arus lainnya.
Kemudian, kata dia, jajaran Satlantas juga diminta untuk menginformasikan pengalihan arus ini secara masif melalui media sosial maupun media massa agar masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan dan tidak terjebak kemacetan di Jalur Lintas Timur.
Kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan Polres Sarolangun dan Polres Musi Rawas Utara (Muratara) Polda Sumatera Selatan, guna memastikan kesiapan Jalur Lintas Tengah dalam menerima lonjakan volume kendaraan pemudik.
Langkah pengalihan arus ini dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Kebijakan pengalihan arus ini merupakan langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan di Jalur Lintas Timur Sumatera yang mengalami peningkatan signifikan," katanya.
Dengan dialihkan jalur kendaraan pemudik ke jalan alternatif, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Seluruh personel di lapangan diinstruksikan untuk melaksanakan tugas secara humanis namun tetap tegas demi keselamatan pengguna jalan.
“Bapak Kapolda Jambi menginstruksikan kepada seluruh personel agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam pengaturan arus lalu lintas demi menjamin keselamatan para pemudik,” tambahnya.
Polda Jambi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pewarta: Nanang Mairiadi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
