Logo Header Antaranews Sumbar

Pengamat paparkan dampak besar perang Israel-Iran di kawasan

Sabtu, 28 Februari 2026 21:50 WIB
Image Print
Asap membumbung ke udara Iran setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap negara tersebut. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Di sisi lain, Iran masih perlu mempertimbangkan berbagai hal sebelum melancarkan serangan balasan besar-besar, termasuk mempertimbangkan cuaca dan target serangan.

"Pemahaman atas cuaca dan juga pemahaman atas target itu penting. Jadi, walaupun Iran sudah memiliki target yang jelas, tapi ini kan harus disesuaikan dengan misalnya sistem penginderaan jauh, harus disesuaikan dengan sistem satelit yang ada," katanya.

Menurut Rezasyah, Iran juga kemungkinan besar akan mendapat dukungan dari China, Rusia, dan Pakistan.

Lebih lanjut, Rezasyah memperkirakan pangkalan militer AS di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Yordania, dan Mesir sudah berada dalam sasaran peluru kendali balistik Iran.

"Dan negara-negara di atas berada dalam kesulitan karena Iran adalah satu-satunya yang yang berani melawan ambisi teritorial Israel dan Amerika Serikat di Timur Tengah," katanya.

Kemudian, dia juga memperkirakan potensi Iran melakukan latihan perang di Selat Hormuz. Keadaan tersebut dapat mempengaruhi lalu lintas energi dunia.

Mengingat potensi serangan balasan besar-besaran yang kemungkinan dapat dilakukan oleh Iran, Rezasyah menilai perang kali ini akan berdampak besar terhadap kawasan Timur Tengah.

 

 




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat perkirakan dampak besar perang Israel-Iran terhadap kawasan


 



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026