Logo Header Antaranews Sumbar

Porprov XVI/2026 Sumbar bakal pecahkan rekor tuan rumah penyelenggara terbanyak

Sabtu, 28 Februari 2026 18:07 WIB
Image Print
ilustrasi pertandingan cabang olahraga panahan. (ANTARA/Zabur Karuru)

Padang (ANTARA) - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI/2026 Sumatera Barat yang akan digelar 2-14 Oktober 2026 dipastikan memecahkan rekor jumlah dengan kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan Porda dan Porprov di Indonesia.

Berdasarkan hasil Rakor Koordinasi KONI dan Dispora Sumatera Barat pada Jumat (27/2/2026) menegaskan Porprov 2026 Sumbar akan digelar di 12 kabupaten/kota yakni Kota Padang, Sawahlunto, Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman, dan Solok.

Kemudian Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok serta Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Porprov 2026 Sumbar berpotensi memecahkan Rekor MURI, bila lembaga pencatat rekor di Indonesia itu memasukkannya kepada agenda perburuan rekor tahun 2026 ini.

Penyelenggaraan pertandingan olahraga multi even yang digelar dengan skema tuan rumah bersama sudah dilakukan di Indonesia, khususnya PON dan Porprov.

Tuan rumah bersama PON pertama kalinya digelar 9–20 September 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Namun sebelum tahun 2000 saat DKI Jakarta selalu menjadi tuan rumah PON pertandingan sejumlah cabang olahraga digelar di wilayah Jawa Barat.

Untuk Porprov, tuan rumah bersama yang digelar lebih dari dua daerah juga diselenggarakan saat Porprov VIII/2023 Jatim yang digelar di tiga daerah yakni di Kabupaten dan Kota Mojokerto serta Kabupaten Jombang.

Tahun 2026 sendiri, Provinsi Jabar juga akan menggelar Porprov XV/2026 di Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Bogor.

Dan Porprov 2026 Sumbar juga sama menggelar dengan skema tuan rumah bersama namun jumlah daerah yang jadi tuan rumahnya terbanyak dari Porprov lainnya.

Meski penyelenggaraan mirip dengan Kejuaraan Daerah atau Kejurda, Porprov degan tuan rumah bersama berbeda.

Bila Kejurda merupakan ajang pembinaan atlet yang diselenggaraan pengurus cabang olahraga daerah yang digelar setiap tahun namun tidak digelar satu waktu. Sedangkan Porprov merupakan ajang pertandingan olahraga multievent yang digelar dua tahun sekali dan dilakukan serentak.

Penyelenggaraan Porprov yang melibatkan lebih dari satu daerah sebagai tuan rumah semakin umum, dan kemungkinan akan berlanjut ke depannya, menjadi solusi yang pas untuk pembinaan olahraga di tanah air.

Keuntungannya bisa membantu dalam efisiensi penganggaran penyelenggaraanya, memaksimalkan infrastruktur dan venue olahraga serta memberikan pemerataan ekonomi bagi tuan rumah yang terlibat.

Infrastruktur olahraga juga bisa dibangun atau direhab lebih banyak tanpa membebani anggaran satu daerah, efisiensi dalam biaya penyelenggaraan dan lebih meringankan penganggaran APBD.

Di sisi lain kemeriahan Porprov akan banyak dirasakan warga di setiap titik tuan rumah penyelenggaraan, meski Upacara Pembukaan dan Upacara Penutupan tetap digelar di daerah yang ditentukan.




Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026