Logo Header Antaranews Sumbar

MBG di Pasaman Barat serap 260 tenaga kerja melalui dapur SPPG

Kamis, 19 Februari 2026 16:57 WIB
Image Print
Relawan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat saat mendistribusikan program makan bergizi gratis ke penerima manfaat di daerah itu. ANTARA/Altas Maulana

Simpang Empat (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyatakan program makan bergizi gratis (MBG) melalui satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di daerah itu telah menyerap 260 tenaga kerja.

"Masing-masing SPPG yang beroperasi mempekerjakan 48 relawan, ditambah satu kepala SPPG, satu orang ahli gizi, dan satu orang chef. Satu SPPG mempekerjakan 52 orang. Di Pasaman Barat sudah lima SPPG beroperasi sehingga telah menyerap 260 orang," kata Koordinator Wilayah BGN Pasaman Barat Putri Geo Anggriani di Simpang Empat, Kamis.

Menurut dia jumlah SPPG kemungkinan besar akan terus bertambah di Pasaman Barat.

"Dari 11 kecamatan yang ada, bisa saja nanti tiga atau empat SPPG tergantung dari sasaran penerima manfaatnya," sebutnya.

Pihaknya juga dalam pemenuhan menu makanan pada program MBG juga memprioritaskan memanfaatkan pangan lokal yang ada.

"Tentu diambil dari petani dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di sekitar SPPG," katanya.

Hingga saat ini di Pasaman Barat telah berdiri dan beroperasi lima SPPG yang telah menjangkau 12.573 orang penerima manfaat yang terdiri atas anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

"Pengawasan terhadap bahan makanan dan kebersihannya tetap dilakukan oleh masing-masing kepala SPPG dan ahli gizi," sebutnya.

Kepala SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pasaman Barat Hifzhi Umara mengatakan dalam pelaksanaannya MBG melibatkan ahli gizi dan akuntan sehingga gizi makanan dapat terjaga.

"Untuk bahan makanannya kita ambil dari petani sekitar Simpang Empat dan dari UMKM yang ada sehingga program MBG memberikan dampak bagi sektor lainnya," sebut Hifzhi Umara.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026