Logo Header Antaranews Sumbar

BPBD Agam: 170 kepala keluarga mengungsi di Tanjung Raya (Video)

Kamis, 12 Februari 2026 09:03 WIB
Image Print
Warga Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam sedang berada di lokasi banjir, Rabu (11/2/2026). ANTARA/HO/Warga

Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak 170 kepala keluarga mengungsi akibat banjir dan tanah longsor melanda Kecamatan Tanjung Raya, Rabu malam.

"170 kepala keluarga itu mengungsi ke SD, masjid, rumah keluarga dan rumah tetangga," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Kamis.

Ia mengatakan ke 170 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sekitar ratusan orang itu tersebar di Nagari atau Desa Koto Kaciak sebanyak 90 kepala keluarga dan Nagari Sungai Batang 50 kepala keluarga akibat rumah mereka terendam banjir sekitar 40-60 centimeter dampak meluapnya Sungai Asam dan Sungai Tumayo setelah curah hujan cukup tinggi.

Saat ini kondisi banjir sudah menyusut dan warga mulai membersihkan rumahnya dari material banjir.

Setelah itu di Jorong Lubuak Sao, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya 30 kepala keluarga mengungsi akibat tanah longsor.

"Mereka dievakuasi oleh tim gabungan berasal dari BPBD Agam, Polres Agam, PMI, Basarnas, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari dan warga," katanya.

Ia menambahkan material tanah longsor juga menimbun tiang listrik, sehingga lampu padam sekitar lokasi.

Material tanah longsor menimbun satu unit mobil minibus. Sementara sopir beserta satu penumpang berhasil menyelamatkan diri secara mandiri sebelum kejadian.

Material tanah longsor menimbun ruas jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tepatnya di Jorong Lubuak Sao, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya yang menutupi jalan dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter.

"Pembersihan material tanah longsor sedang berlangsung dengan mengerahkan alat berat," katanya.

Curah hujan cukup tinggi juga mengakibatkan meluapnya air Sungai Batang Balok, setelah dam sementara dibobol luapan air sungai di Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, sehingga air meluap ke ruas jalan Maninjau ke Sungai Batang dan menggenangi SDN 09 Bancah.

Masyarakat telah berupaya melakukan pemasangan dam secara manual di titik yang jebol dengan menumpuk material batu dan kayu agar aliran air tetap di aliran sungai.

Banjir juga merendam dua unit rumah di Siguhuang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung akibat meluapnya Sungai Batang Siguhuang.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026