Logo Header Antaranews Sumbar

Pariaman komitmen pertahankan UHC jamin warga peroleh layanan medis

Rabu, 28 Januari 2026 17:33 WIB
Image Print
Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad (tiga kanan) usai menerima penghargaan UHC Award 2026 dari BPJS Kesehatan atas capaian UHC di daerah itu pada 2025. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat berkomitmen mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta guna memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh warganya melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sehingga dapat memperoleh layanan medis tanpa kendala biaya.

"Tujuannya memberikan jaminan kesehatan di mana setiap warga berhak mengakses layanan medis tanpa kendala biaya," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan komitmen ini akan terus ditingkatkan pada 2026 agar pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata dirasakan oleh seluruh warganya.

Menurutnya seluruh warga Kota Pariaman harus mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan terjangkau bahkan oleh warga ekonomi lemah.

Untuk diketahui Pemkot Pariaman pada Selasa (27/1) menerima penghargaan UHC Awards tahun 2026 dari BPJS Kesehatan atas tercapainya cakupan peserta UHC tahun 2025 secara nasional pada kategori Madya.

Kategori Madya yakni cakupan kepesertaan minimal 98 persen dan tingkat keaktifan minimal 85 persen atau penduduk yang didaftarkan pemerintah daerah dan berstatus UHC prioritas serta melunasi pembayaran iuran PBPU pemerintah daerah hingga September 2025.

Agenda tahunan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan tersebut merupakan apresiasi kepada pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), meliputi layanan kesehatan promotov, preventif, kuratif hingga rehabilitatif.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mengucurkan sekitar Rp10 miliar pada 2025 untuk pembayaran premi kepesertaan warga setempat di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan guna mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) yang diraih semenjak beberapa tahun terakhir.

"Pemkot Pariaman berkomitmen melanjutkan program ini, jadi seluruh warga Pariaman sudah ditanggung asuransi kesehatannya melalui BPJS Kesehatan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Rio Arisandi di Pariaman.

Ia mengatakan anggaran sekitar Rp10 miliar tersebut digunakan untuk pembayaran premi kepesertaan warga dengan ekonomi lemah yang tidak masuk ke dalam daftar penerima bantuan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi di BPJS Kesehatan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026