Hoaks! Prabowo dan Purbaya sepakat BBM jadi Rp7.000 perliter

id Prabowo Subianto,BBM jadi Rp7.000 perliter,Purbaya Yudhi Sadewa

Hoaks! Prabowo dan Purbaya sepakat BBM jadi Rp7.000 perliter

Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite ke sebuah mobil di SPBU Jalan G Obos, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (22/1/2026). Kementerian Keuangan mencatat realisasi subsidi yang mencakup energi dan non energi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp281,6 triliun. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/rwa. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)

Jakarta (ANTARA) - Sebuah unggahan di Facebook mengeklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sepakat menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dari Rp11.000 menjadi Rp7.000 per liter.

Unggahan itu juga menyebut Purbaya menilai harga Rp7.000 per liter sudah memberi keuntungan sangat besar sehingga penurunan dilakukan agar masyarakat tidak terbebani.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“PRABOWO DAN PURBAYA SEPAKAT AKAN MENURUNKAN HARGA BBM 11.000 MENJADI 7.000 PERLITER DIWAKTU DEKAT.!!”

Unggahan tersebut disertai narasi:

“bapak Presiden Republik Indonesia dan menteri keuangan Menku Purbaya sepakat untuk menurunkan harga BBM menjadi 7 000 per liter. menurut Purbaya harga BBM 7000 per liter sudah memiliki keuntungan yang sangat besar. diturunkannya harga BBM ini untuk tidak terlalu membebani masyarakat dan disetujui oleh presiden Prabowo Subianto.!!”

Namun, benarkah Prabowo dan Purbaya sepakat BBM jadi Rp7000 perliter?

Unggahan yang menarasikan Prabowo dan Purbaya sepakat BBM jadi Rp7.000 perliter. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook)
Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari pemerintah maupun Kementerian Keuangan yang membenarkan kesepakatan penurunan harga BBM menjadi Rp7.000 per liter, serta tidak ada keterangan resmi dari Purbaya terkait klaim untung sangat besar tersebut.

Hingga saat ini, harga BBM masih mengacu pada ketetapan badan usaha penyedia BBM, termasuk Pertamina, yang per 1 Januari 2026 menyesuaikan beberapa jenis BBM non-subsidi, misalnya Pertamax di DKI Jakarta menjadi Rp12.350 per liter dari Rp12.750 per liter pada Desember 2025.

Sementara BBM bersubsidi seperti Solar Subsidi dan Pertalite tidak berubah, masing-masing tetap Rp6.800 per liter dan Rp10.000 per liter.

Dengan demikian, klaim bahwa Prabowo dan Purbaya sepakat menurunkan harga BBM menjadi Rp7.000 per liter tidak berdasar.

Klaim: Prabowo dan Purbaya sepakat BBM jadi Rp7.000 perliter

Rating: Hoaks

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.