Logo Header Antaranews Sumbar

Organda: Angkutan Umum Harus Dikedepankan

Senin, 9 Desember 2013 07:05 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Ketua Umum DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) Eka Sari Lorena menyatakan, angkutan umum harus dapat dikedepankan dalam pembangunan suatu kota, sebab tidak ada negara yang maju jika tidak mengedepankan angkutan umum untuk masyarakat luas.Hal tersebut disampaikannya usai membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Organda ke III di Pengerah Beach Hotel, Padang, Minggu.Mukernas dibuka Menteri Perhubungan EE Mangindaan, dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Ketua DPP Organda Eka Sari Lorena, serta Ketua Organda Sumbar Sengaja Budi Syukur."Perbaikan tranportasi darat harus dilakukan, sebab itu Mukernas ini dilaksanakan untuk dapat bertukar pikiran dan koordinsai antar daerah, guna memecahkan masalah, baik yang bersakala nasional maupun daerah, dalam hal transportasi ini," kata Eka.Dia menambahkan, perlunya solusi dalam hal transportasi ini, sebab angkutan umum memang harus dikedepanyan untuk kemajuan setiap daerah.Ketua Umum DPP Organda tersebut juga mencontohkan, transportasi merupakan aspek penting dalam pembangunan, sebab angkutan umum baik barang atau manusia, menjadi modal dalam pembangunan ekonomi, seperti China, yang berhasil membangun dan mengedepankan transportasi mereka, dimana angkutan umum menjadi primadona, dan angkutan barangnya juga diprioritaskan, sehingga dapat menekan biaya produksi."Sebab itu dalam mukernas ini, diharapkan nantinya akan ada rekomendasi yang akan diajukan pada Menteri Perhubungan atau pemerintah, terkait dunia transportasi di Indonesia, dan solusinya, demikian juga tantangan kedepan seperti biaya regulasi menekan biaya bunga yang tinggi, dalam hal transportasi ini," jelasnya.Sehubungan dengan itu, dipilihnya Sumbar sebagai tuan rumah mukernas ke III menurutnya, didasari komitmen pemerintah daerah yang terus memperbaiki permasalahan transportasi untuk pelayanan bagi masyarakat umum.Sementara itu Ketua Organda Sumbar Sengaja Budi Syukur, menjelaskan, khusus untuk sumbar, perasalahan transportasi, terutama terkait kemaceran juga telah masuk tingkat membahayakan, sebab itu perlu adanya langkah-langkah mengatasi hal tersebut."Sumbar saat ini telah masuk tingkat membahayakan dalam hal kemacetan, dan langkah pelaksanaan bus massal, seperti di Kota Padang, yang diperkirakan dapat beroperasi awal tahun mendatang, merupakan salah satu langkah konkrit untuk mengatasi masalah ini," ujar Budi.(eko)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026