Jakarta (ANTARA) - Real Madrid mempromosikan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama pengganti Xabi Alonso, kata klub Liga Spanyol itu dalam lamannya pada Selasa.
Pengumuman tersebut disampaikan setelah Madrid kalah 2-3 dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol di Arab Saudi pada Senin (12/1).
Madrid menyebut perpisahan dengan Xabi Alonso terjadi atas kesepakatan bersama.
Arbeloa sebelumnya menjabat pelatih Real Madrid Castilla sejak Juni 2025 dan menghabiskan seluruh karier kepelatihannya di lingkungan akademi Real Madrid sejak 2020, termasuk menangani sejumlah tim usia muda sebelum dipercaya memimpin tim Castilla.
Keputusan mengganti Alonso mengakhiri periode penuh gejolak selama delapan bulan.
Alonso di bawah tekanan besar akibat performa tim yang tidak konsisten dan konflik dengan sejumlah pemain, termasuk Vinicius Junior, serta kehilangan dukungan dari pemain.
Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona dalam klasemen Liga Spanyol.
Seperti Alonso, Arbeloa adalah mantan pemain Madrid yang membela raksasa Spanyol itu pada periode 2009–2016 untuk turut mempersembahkan delapan gelar juara, termasuk dua Liga Champions dan satu gelar Liga Spanyol.
Bersama timnas Spanyol, Arbeloa juga menjadi bagian dari generasi emas yang menjuarai Piala Dunia 2010, serta Piala Eropa 2008 dan 2012.
Alonso sendiri datang ke Real Madrid awal musim ini dengan ekspektasi tinggi dan kontrak hingga Juni 2028.
Namanya melambung setelah mencatat prestasi bersejarah bersama Bayer Leverkusen, dengan menjuarai Bundesliga dan DFB-Pokal dalam satu musim setelah menangani tim yang berada di ambang degradasi.
