Pertamina masih suplai BBM via udara ke tiga wilayah di Aceh

id pertamina,suplai bbm,pertamina patra niaga,distribusi bbm via udara,distribusi bbm ke aceh

Pertamina masih suplai BBM via udara ke tiga wilayah di Aceh

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi saat diwawancarai di Kota Padang, Rabu (24/12/2025). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kota Padang (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) hingga kini masih menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) via udara ke tiga wilayah terdampak bencana alam khususnya di Provinsi Aceh.

"Untuk daerah yang jalurnya putus atau belum bisa masuk lewat darat, suplai BBM dan LPG menggunakan pesawat," kata Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi di Kota Padang, Rabu.

Sunardi menyebut tiga daerah yang hingga kini masih menggunakan skema pengiriman udara yakni Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Luwes. Sementara, daerah-daerah lainnya distribusi BBM dan LPG sudah berangsur normal atau lewat darat jalur.

Untuk mempercepat pendistribusian BBM dan LPG, Pertamina bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara hingga maskapai Susi Air. Tidak hanya itu, perusahaan yang bergerak di bidang energi tersebut juga mengoptimalkan air traktor khusus memuat BBM.

"Alhamdulillah dua hari ini walaupun jalurnya cukup ekstrem tapi masih terbuka. Kami bisa mendorong BBM dengan menggunakan Intermediate Bulk Container," ujarnya.

Penerapan skema ini mampu menampung hingga satu ton BBM yang disalurkan khusus ke daerah Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Gayo Luwes. Skema distribusi via udara ini akan terus dilakukan hingga jalur darat ke tiga lokasi tersebut bisa diakses penuh lewat darat.

"Menjelang Natal dan perayaan tahun baru suplai kita bisa berjalan dengan lancar," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung meminta pemerintah daerah bersama kepolisian setempat membantu mengawal kelancaran pengiriman BBM via Sitinjau Lauik guna mempercepat distribusi ke daerah terdampak bencana.

Yuliot mengatakan salah satu imbas terputusnya Jalan Lembah Anai yang saat ini masih dalam tahap perbaikan mengakibatkan pendistribusian BBM ke beberapa daerah seperti Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh dan sekitarnya mengalami keterlambatan.

"Pengiriman BBM via Sitinjau Lauik itu keterlambatannya bisa sekitar enam hingga delapan jam," sebut Wamen ESDM.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.