Logo Header Antaranews Sumbar

Kemenhut kembali salurkan bantuan ke masyarakat di Nanggalo, Padang

Rabu, 10 Desember 2025 20:00 WIB
Image Print
Kepala BKSDA Sumatera Barat (Sumbar) Hartono (keempat kanan) menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga Kompleks Griya Permata II di Padang, Rabu (10/12/2025) (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir bandang di wilayah Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat yang kawasannya masih dipenuhi lumpur sisa banjir.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) Hartono ditemui di kawasan Kompleks Griya Permata II di Padang, Rabu sore menyampaikan bahwa sebelumnya Kemenhut sudah menyerahkan bantuan sembako dan mengidentifikasi warga masih membutuhkan karpet di rumah yang terdampak.

"Untuk bantuan hari ini adalah kita konsentrasinya, karena ini memang permintaan dari warga, adalah warga menginginkan adanya bantuan karpet. Jadi hari ini kita mendistribusikan 75 lembar karpet untuk masyarakat yang ada di Kompleks Griya Permata 2 ini," kata Hartono.

Dia mengatakan bahwa bantuan tersebut berasal dari solidaritas para rimbawan dari seluruh Indonesia yang disalurkan ke wilayah terdampak yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

"Jadi harapan kami dengan ada bantuan ini bisa meringankan beban daripada keluarga atau saudara-saudara kita yang terdampak di Sumatera Barat," tuturnya.

Tidak hanya bantuan dalam bentuk barang, Kemenhut juga mengirimkan tim dari brigade pengendali kebakaran hutan Manggala Agni untuk membantu penanganan pascabanjir.

Sebanyak 60 anggota Manggala Agni turun ke kawasan Nanggalo untuk membersihkan lumpur di jalan umum dan yang masuk ke rumah-rumah warga.

Selain di Sumatera Barat, Manggala Agni juga dikerahkan di Langkat, Provinsi Sumatera Utara dan Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Para petugas Manggala Agni yang berada di Nanggalo sendiri sudah hadir di lokasi tersebut sejak beberapa hari lalu. Membantu warga yang berada di Perumahan Griya Pertama 2 yang hampir seluruh rumahnya terdampak.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026