
Wagub tekankan aspek sosial budaya untuk lanjutkan Tol Trans Sumatera

Padang (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menekankan percepatan lanjutan pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Padang tidak bisa hanya mengandalkan kerja teknis, namun perlu pendekatan sosial budaya masyarakat setempat.
"Pendekatan sosial budaya ini agar masyarakat ikut menjadi bagian dari proses pembangunan itu sendiri," kata Wagub Vasko di Padang, Senin.
Wagub menyebutkan pembangunan jalan bebas hambatan ini sudah berjalan tujuh tahun dan termasuk lama. Oleh sebab itu, pemangku kepentingan perlu melakukan evaluasi agar kelanjutan pembangunan Tol Trans Sumatera bisa dipercepat.
"Kita perlu kerja bareng dan memahami kondisi sosial di lapangan," ujarnya.
Menurut Vasko, hambatan pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Padang-Pekanbaru bukan semata-mata soal teknis, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap adat dan karakter masyarakat Minangkabau.
"Orang Minangkabau itu tidak sulit, asal tahu cara mendekatinya. Kalau komunikasinya benar mereka justru akan bantu," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Vasko menargetkan pembangunan ruas tol tahap kedua ini dapat diselesaikan dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Untuk itu, ia meminta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar memperkuat koordinasi dengan Hutama Karya, serta menyiapkan alternatif trase yang mempertimbangkan aspek sosial dan teknis secara seimbang.
"Pertimbangan sosial jangan sampai jadi penghambat. Justru dari situ harus lahir solusi," katanya.
Sementara itu, Vice President Divisi Perencanaan PT Hutama Karya (Persero), Dhono Nugroho menyambut baik dukungan penuh pemerintah setempat terhadap kelanjutan proyek strategis nasional tersebut.
"Hutama Karya merasa didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Sumbar, dan ini yang membuat kami semakin optimistis," ujarnya.
Tol Trans Sumatera ruas Padang-Pekanbaru memiliki panjang 255,06 kilometer dengan beberapa segmen yang melintasi wilayah Sumbar, yakni Bangkinang-Pangkalan sepanjang 22 kilometer (Km) Pangkalan-Payakumbuh 34,95 Km, Payakumbuh-Bukittinggi 32,8 Km, Bukittinggi-Sicincin 40,01 Km, serta Sicincin-Padang sepanjang 36,6 Km.
Tambahan informasi, proyek lanjutan pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Padang termasuk 50 pembangunan jalan tol yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) di masa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 tentang perubahan daftar PSN.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
