Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Agam kerahkan enam penyelam cari nelayan hilang di Danau Maninjau

Senin, 15 September 2025 14:03 WIB
Image Print
Tim Gabungan Pemkab Agam mencari nelayan yang hilang di danau Maninjau saat mencari ikan. Dok ANTARA/BPBD Agam

Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengerahkan enam penyelam untuk mencari Dodi Prinando (40) nelayan yang hilang saat mencari ikan di Danau Maninjau tepatnya di Nagari, Nagari atau Desa Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya semenjak Jumat (12/9) pagi.

"Enam penyelam berasal dari Basarnas," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Senin.

Ia mengatakan enam penyelam itu dibagi dua tim dan satu tim sebanyak tiga orang.

Tim selam itu melakukan pencarian warga Nagari, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya semenjak Sabtu (13/9).

Namun pada Senin (15/9), tim selam istirahat untuk sementara waktu, karena tenaga terposir selama dua hari untuk mencari korban.

"Tim selam mencari korban di dasar danau pada 13-14 September 2025 dan saat ini istirahat," katanya.

Ia menambahkan tim selam berupaya untuk mencari korban dan korban tidak ditemukan.

Pencarian tidak ada kendala dan termasuk pencarian di permukaan Danau Maninjau.

"Kita sudah berupaya mencari korban di dasar dan permukaan danau, tetapi belum ditemukan," katanya.

Ia menambahkan pencarian korban dengan menurunkan tim gabungan berasal dari BPBD Agam, Pemadaman Kebakaran, Basarnas Pos Pasaman, TNI, Polri, Puskesmas Maninjau, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Bayua, KSB Tanjung Raya, warga dan lainnya.

Pencarian menggunakan perahu karet milik Basarnas, perahu aluminium milik BPBD Agam dan perahu milik masyarakat setempat.

"Perahu mengelilingi danau dalam mencari korban dan tidak ditemukan. Saya berharap korban ditemukan secepatnya," katanya.

Ia menceritakan korban bersama temannya atas nama Awaluddin (49) pergi menembak ikan pada Kamis (11/9) sekitar pukul 22:00 WIB dan istirahat pada pukul 24:00 WIB sampai Jumat (12/9) sekitar pukul 02:30 WIB.

Pada pukul 03:00 WIB korban kembali melanjutkan menembak ikan ke Danau Maninjau bersama dengan Awaluddin. Saat itu korban menggunakan perahu dan temannya tidak memakai perahu.

Beberapa waktu kemudian temannya selesai melakukan aktivitas mencari ikan, sehingga menunggu korban dan korban tidak kunjung datang. Namun warga melihat ada perahu kosong di danau pada pukul 06:00 WIB dan warga mendekati perahu itu.

Warga hanya melihat di dalam perahu hanya terdapat ikan, baju, dan dirigen. Kemudian warga melaporkan ke pihak keluarga dan pemerintah nagari.

"Pemerintah nagari melaporkan kejadian itu ke kami dan langsung mengerahkan Satgas ke lokasi untuk mencari korban," katanya.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026