
Kesalahan penulisan Bahasa Indonesia yang umum dilakukan tanpa sadar

Padang (ANTARA) - Sebagai penutur Bahasa Indonesia, seringkali merasa penulisan kita sudah baik. Namun, tanpa disadari, kita bisa melakukan kesalahan dalam penulisan yang menimbulkan makna rancu atau salah, walaupun kesalahan tersebut tergolong kecil. Mungkin beberapa kebiasaan yang selama ini kita anggap benar ternyata salah.
Agar tulisan kita lebih efektif, berikut beberapa kesalahan umum dalam penulisan Bahasa Indonesia yang sering ditemukan:
1. Penulisan “di” sebagai kata depan dan imbuhan
Banyak ditemukan kesalahan dalam penulisan “di” apakah harus dipisah atau digabung. Penulisan “di” yang tepat tergantung konteksnya. Jika “di” menunjukkan tempat (kata depan), maka harus dipisah, misalnya di depan, di samping, di belakang, dan di sana. Sebaliknya, jika “di” merupakan awalan kata kerja (imbuhan), maka harus digabung, seperti dijual, disimpan, dibuang, dan dimakan.
2. Penggunaan kata “di mana”
Kata “di mana” sering digunakan oleh banyak orang sebagai penghubung kalimat yang tidak berkaitan dengan tempat. Padahal, kata ini seharusnya digunakan untuk menunjukkan tempat, misalnya dalam kalimat “Di mana lokasi kejadiannya?”
3. Kata yang seharusnya digabung tetapi dipisah
Sering ditemukan kata yang seharusnya digabung, tetapi ditulis terpisah. Contoh kata-kata yang benar ditulis serangkai adalah dayaguna, pascabayar, antarkota, dan prasangka.
4. Penggunaan huruf kapital
Penggunaan huruf kapital sering terabaikan. Huruf kapital digunakan untuk nama diri, letak geografis, singkatan gelar, dan awal kalimat. Contohnya: Kota Padang, Jalan Khatib Sulaiman dan Ki Hajar Dewantara.
5. Penggunaan tanda baca
Tanda baca sangat berpengaruh terhadap makna kalimat. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan tanda baca yang digunakan, seperti tanda koma (,), titik (.), tanda hubung (-), tanda tanya (?) dan lain-lain. Misalnya, penggunaan tanda koma (,) di depan kata “dan” tidak diperlukan.
Pewarta: Nurul Nisah Priscilla
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
