Pasaman Barat, Sumbar (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat, menyediakan beras dengan harga murah setiap hari dalam rangka membantu warga di daerah itu mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
"Masyarakat bisa mendatangi koperasi di Polres Pasaman Barat untuk memperoleh beras. Sedangkan untuk di kecamatan bisa mendatangi Kepolisian Sektor (Polsek) terdekat," kata Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto di Simpang Empat, Senin.
Untuk ketersediaan beras, pihaknya telah bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menyediakan beras sesuai permintaan Polres Pasaman Barat.
"Kami minta 16 ton setiap hari ke Bulog. Di tujuh Polsek yang ada kita drop minimal satu ton sehingga masyarakat bisa memperoleh beras dengan harga Rp63 ribu per lima kilogram. Di pasaran harga mencapai Rp65.500 per lima kilogram," katanya.
Pihaknya juga membuat aturan bahwa satu keluarga hanya bisa membeli 10 kilogram setiap hari sehingga masyarakat lain memperoleh juga.
Menurut dia, selain memberikan kemudahan ke masyarakat, juga dalam rangka antisipasi penimbunan beras oleh pedagang pengumpul dan antisipasi beras oplosan.
Apalagi, katanya, untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog tidak menerima permintaan dari pedagang dan pihak swasta lainnya.
Dia juga memerintahkan kepada seluruh jajarannya mulai dari satuan reskrim, intel, binmas dan personel di Polsek agar meningkatkan pengawasan beras di pasar dan pedagang pengumpul yang ada antisipasi penimbunan.
Selain itu juga upaya mengatasi beras oplosan yang marak saat ini di daerah lain.
"Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Pasaman Barat untuk melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional dan pedagang pengumpul," sebutnya.
