Lubuk Sikaping (ANTARA) - Sebanyak 35 orang putra-putri terbaik anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) siap kibarkan sang saka merah putih pada upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tanggal 17 Agustus 2025 ini.
Seluruh anggota Paskibraka yang telah selesai menjalani pemusatan latihan dikukuhkan langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery di Aula Hotel Emir Lubuk Sikaping, Jumat.
Pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunte, Ketua DPRD Nelfri Asfandi, Forkopimda, para pelatih, pembina, orang tua anggota Paskibraka, serta pejabat daerah setempat.
Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka adalah kehormatan besar yang tidak dimiliki semua orang.
“Sebentar lagi adik-adik akan menjalankan tugas yang sangat istimewa, mengibarkan Sang Saka Merah Putih di hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Tugas ini bukan hanya seremoni, tetapi amanah luhur yang lahir dari perjuangan, pengorbanan, dan darah para pahlawan bangsa,” ujar Welly Suhery.
Welly Suhery menekankan bahwa tugas Paskibraka adalah menjaga kehormatan bangsa melalui sikap disiplin, ketangguhan, dan cinta tanah air.
Ia juga mengapresiasi kerja keras para anggota selama proses seleksi dan latihan, yang mencerminkan visi Kabupaten Pasaman untuk mewujudkan generasi berkarakter, maju, dan berkelanjutan.
“Pengibaran bendera adalah simbol penghormatan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan air mata para pahlawan. Laksanakan tugas dengan penuh kebanggaan, kesungguhan, dan rasa tanggung jawab,” pesan Welly.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih, pembina, serta orang tua anggota Paskibraka atas dedikasi dan dukungan mereka.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama semua pihak. Mari kita terus membentuk generasi muda yang siap mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” kayanya.
Acara diakhiri dengan ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Pasaman Tahun 2025, yang diharapkan dapat menjalankan tugas pada peringatan kemerdekaan nanti dengan sebaik-baiknya.
