Pembalap Kimi Antonelli diganjar penalti tiga grid setelah tabrak Verstappen

id Pembalap Mercedes

Pembalap Kimi Antonelli diganjar penalti tiga grid setelah tabrak Verstappen

Pembalap Mercedes asal Inggris George Russell mengemudikan mobilnya selama sesi latihan pertama Grand Prix Formula Satu Jepang di sirkuit Suzuka di Suzuka, prefektur Mie pada tanggal 4 April 2025. ANTARA/AFP/Mohd Rasfan/pri. (AFP/MOHD RASFAN)

Jakarta (ANTARA) - Pembalap Mercedes Kimi Antonelli diganjar penalti turun tiga grid pada GP Inggris setelah insiden menabrak pembalap Red Bull Max Verstappen.

Pada GP Austria yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu malam WIB, Kimi Antonelli kehilangan kendali setelah memasuki tikungan tiga lap pertama. Pembalap asal Italia tersebut kemudian melaju lurus sehingga menabrak posisi Verstappen yang berada di depannya.

Dalam keterangan resmi Formula 1, Selasa, Antonelli mengaku bahwa telah melakukan kesalahan karena melakukan pengereman belakang tetapi melepaskan rem dalam waktu yang singkat demi menghindari Liam Lawson namun justru menyenggol Max Verstappen.

Setelah dilakukan investigasi, Kimi Antonelli akhirnya dinyatakan bersalah dan diganjar hukuman turun tiga grid saat menjalani balapan di Sirkuit Silverstone pada 4-6 Juli.

Kimi mengungkapkan bahwa dirinya melakukan start yang normal dan terus menjaga posisinya agar tidak terkena manuver. Bahkan dirinya tak berniat melakukan manuver di depan ketika memasuki tikungan tiga karena ruang sudah ditutup oleh Liam Lawson.

"Saya tidak ingin melakukan apa pun karena saya tahu tidak ada ruang di depan, tetapi saat saya menginjak rem, saya mengunci roda belakang dan saya terjebak oleh itu," ungkap rookie Mercedes itu.

Dengan kondisi tabrakan yang tak dapat dihindari, Kimi Antonelli dan Max Verstappen akhirnya tak dapat melanjutkan balapan di GP Austria.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kimi Antonelli diganjar penalti tiga grid setelah tabrak Verstappen

Pewarta :
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.