Logo Header Antaranews Sumbar

Rikwanto: Istri Gatot Tak Pernah Bertemu Holly

Selasa, 29 Oktober 2013 12:47 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Herbudianti, istri auditor Badan Pemeriksa Keuangan Gatot Supiartono yang menjadi tersangka pembunuhan Holly Angela Hayu, mengaku tidak pernah bertemu dengan Holly, kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto. "Namun, Herbudianti tahu bahwa Gatot menikah lagi dengan Holly. Setelah menikahi Holly baru Gatot menyampaikan ke Herbudianti sehingga yang bersangkutan tidak bisa apa-apa," kata Kombespol Rikwanto di Jakarta, Selasa. Rikwanto mengatakan saat dimintai keterangan oleh penyidik, Herbudianti mengatakan Gatot pernah menyampaikan bahwa Holly pernah meminta Gatot menceraikan dirinya. "Hal itu disampaikan Gatot sekitar pertengahan 2013. Sebagai istri, Herbudianti mengatakan hanya pasrah. Terserah suami, katanya," tutur Rikwanto. Menurut Rikwanto, Herbudianti juga ditanya mengenai keseharian Gatot. Karena tahu Gatot memiliki istri lagi, Herbudianti mengaku tidak terlalu mempermasalahkan kapan dia pulang atau tidak pulang. Apalagi, sebagai auditor BPK, Gatot termasuk sibuk. Sebelumnya, penyidik Subdit Kejahatan dengan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meminta keterangan Herbudianti terkait pembunuhan Holly Angela Hayu yang disangkakan kepada suaminya. Penyidik juga sudah kembali meminta keterangan dari adik Holly yang bernama Prabu. Polisi kembali memeriksa Prabu untuk mengetahui apa saja yang dia ketahui tentang Gatot dan hubungannya dengan Holly. Auditor BPK Gatot Supiartono menjadi tersangka atas kasus pembunuhan berencana terhadap Holly Angela Hayu di Ebony Tower, Apartemen Kalibata City, Senin (30/9). Gatot diduga memerintahkan Surya Hakim, tersangka lain, merekrut beberapa orang untuk membunuh Holly. Surya kemudian merekrut Abdul Latif, Elrizki Yudhistira, PG dan R. Mereka kemudian menyewa satu unit di apartemen yang sama di lantai yang berbeda dengan Holly. Ada beberapa cara yang mereka rencanakan untuk membunuh Holly, antara lain santet, merampok, atau membekap dan membius korban di apartemennya. Akhirnya cara yang mereka pilih adalah membekap dan membunuh Holly di kamar apartemennya, kemudian membuang jenazahnya ke laut. Rencana itu tidak berlangsung sesuai rencana karena teman-teman Holly datang saat mereka akan melaksanakan niatnya. Saat akan melarikan diri, Elrizki terjatuh dari balkon kamar Holly dan tewas, sementara Holly yang terluka parah meninggal di rumah sakit. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026