Logo Header Antaranews Sumbar

DPRD Padang Ajak Masyarakt Gunakan Hak Pilih

Minggu, 27 Oktober 2013 21:51 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - DPRD Padang mengajak masyarakat daerah itu, menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Padang 30 Oktober 2013, sebagai demokrasi dalam memilih pemimpin kota tersebut, untuk lima tahun mendatang. Ketua DPRD Kota Padang Zulherman di Padang, Minggu (27/10), mengatakan, seluruh warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) diharapkan untuk dapat menggunakan hak pilih mereka, dalam pesta domokrasi di kota ini, jangan sampai tidak memilih, sebab satu suara penting untuk memutuskan pemimpin kota ini ke depannya. "Masa depan kota ini lima tahun mendatang ditentukan oleh pilihan masyarakat, sebab itu, jangan sampai warga yang telah masuk DPT dan memiliki hak pilih tidak menggunakannya, dan memilih calon mana yang menurut mereka layak untuk mamimpin kota, dalam pembangunan Padang ke depannya," tambahnya. Ia menambahkan, memasuki masa tenang pada 27 sampai 29 Oktober 2013, setelah tahapan kampanye berakhir kemaren (Sabtu, 26/10) tentu masyarakat sudah dapat menentukan pilihan meraka, siapa yang akan dipilih, dari 10 pasangan yang maju dalam Pilkada Padang, sebab visi dan misi masing-masingnya telah disampaikan baik dalam rapat umum, maupun debat kandidat yang telah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Ketua DPRD Padang tersebut juga menjelaskan, sebagai warga negara yang baik, tentunya masyarakat juga harus berperan aktif dalam menyukseskan demokrasi, salah satunya dalam hal Pilkada. Berdasarkan data KPU Kota Padang, DPT Pilkada Padang mencapai 560.732 jiwa, yang tersebar di 11 kecamatan, dimana terdiri dari 276.729 pemilih laki-laki dan 283.994 pemilih perempuan, jumlah tersebut akan menggunakan hak pilihnya pada 30 Oktober 2013 di 1.532 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Masyarakat yang masuk dalam DPT tersebut akan memilih 10 pasangan calon yang maju dalam Pilkada Padang tersebut, terdiri dari tiga pasangan berasal dari jalur partai politik (Parpol) dan tujuh pasangan yang melalui jalur perseorangan (independen). Ketiga pasangan calon yang maju dari jalur parpol yakni, Emma Yohanna-Wahyu Iramana Putra, Mahyeldi Ansarullah-Emzalmi, dan M. Ichlas El Qudsi-Januardi Sumka. Sedang tujuh pasangan calon jalur independen yang akan ikut meramaikan Pilkada di daerah itu yakni atas nama pasangan Maigus Nasir-Armalis, Syamsuar Syam-Mawardi Nur, Indra Jaya-Jefri Hendri Darmi, Asnawi Bahar-Surya Budhi, Desri Ayunda-James Hellyward, Kandris Asrin-Indra Dwipa, dan Ibrahim-Nardi Gusman. Pasangan calon tersebut telah menyampaikan visi misi masing-masing dalam kampanye 14 hari yang ditetapkan KPU dimana telah berlangsung sejak 13 hingga 26 Oktober 2013. Sehubungan dengan itu, terkait Pilkada Padang tersebut, KPU Kota Padang mulai mendistribusikan surat suara ke seluruh kecamatan yang ada di daerah itu "Pendistribusian surat suara telah dimulai sejak Sabtu (26/10), pada enam kecamatan yaitu Bungus Teluk Kabung, Padang Selatan, Padang Timur, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, dan Padang Barat," ujar Ketua KPU Kota Padang, Alison. Alison menambahkan, seluruh surat suara ditargetkan rampung didistribusikan pada Minggu (27/10) di lima kecamatan lainnya yaitu Pauh, Koto Tangah, Kuranji, Nanggalo dan Padang Utara. "Meski pun demikian, untuk pendistribusian surat suara disediakan waktu selama tiga hari hingga 28 Oktober mengantisipasi hal yang tidak terduga," katanya. Ia mengatakan, dalam pengiriman surat suara ke kecamatan, pengawasan dilakukan langsung oleh komisioner KPU, dan pihak kepolisian dari Polresta Padang. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026