
Wartawan Somalia Meninggal Akibat Lukanya di Mogadishu

Mogadishu, (Antara/Xinhua-OANA) - Seorang wartawan televisi Somalia meninggal, Sabtu malam (26/10), akibat luka yang dideritanya pada Selasa, setelah penyerang menembak dia saat ia mengemudi ke tempat kerjanya di Mogadishu, kata beberapa pejabat dan organisasi media setempat, Ahad (27/10). Wartawan itu, Tima Adde --yang bekerja untuk TV Universal, yang berbahasa Somalia dan berpusat di Inggris, sebagai koresponden di Mogadishu-- adalah wartawan ketujuh yang tewas di Somalia tahun ini. Mohamed Mohamoud Tima Adde diserang pada Selasa pagi oleh beberapa pria tak dikenal yang bersenjata dan menghalangi mobilnya dengan satu kendaraan saat ia meninggalkan rumahnya, dan menembak dia di dada, kepala dan tengkuk. Ia sejak penembakan itu telah dirawat di Rumah Sakit Madina di Mogadishu, tempat kematiannya diumumkan oleh petugas medis. "Uni Nasional Wartawan Somalia (NUSOJ) berduka atas kematian seorang wartawan yang menderita luka parah di Rumah Sakit Madina di Mogadishu," kata uni wartawan lokal di dalam satu pernyataan, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad petang. Tahun lalu adalah yang terburuk bagi media Somalia, saat 18 wartawan tewas di negara Tanduk Afrika tersebut, yang dipandang oleh pengawas media sebagai negara terburuk bagi wartawan untuk beroperasi di Afrika. Pemerintah Somalia dengan keras mengutuk pembunuhan wartawan itu dan berjanji akan melakukan semua yang dapat dikerjakannya untuk menyeret mereka yang berada di balik serangan terhadap insan media ke pengadilan. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
