Logo Header Antaranews Sumbar

Padang Selatan juara lomba qasidah rebana tingkat kota padang 2025

Kamis, 13 Maret 2025 14:27 WIB
Image Print
Kecamatan Padang Selatan menjadi jawara Festival Qaidah Rebana Padang 2025. (ANTARA/ist)

Padang (ANTARA) - Kelompok Qasidah Rebana dari majelis taklim utusan Mata Air Kecamatan Padang Selatan yang memegang nomor lot 21 mendapatkan nilai tertinggi dan keluar menjadi juara pertama Festival Qasidah Rebana tingkat Kota Padang.

Peringkat dua diperoleh nomor lot 13 dari Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo dan juara tiga dengan no lot 09 dari Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan.

Ketua Dewa Juri Lomba Qasidah Rebana, Safril menyebut tiga pemenang tersebut diambil dari 30 peserta yang mengikuti festival dan mendapatkan penilaian dari juri.

Selain pemenang, perlombaan ini juga memberikan tujuh penampil terbaik lainnya.

”Setelah dilaksanakan penjurian selama tiga hari, hasil penampilan para peserta sudah lebih kualitas di banding tahun sebelumnya. Kualitas vokal dan teknik penggunaan qasidah serta harmoni dan kekompakan team sudah mulai meningkat,” katanya.

Pelaksanaan Festival Qasidah Rebana tingkat Kota Padang dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 H resmi berakhir pada Rabu 12 Maret 2025.

Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 10 Maret 2025 di arena parkir Masjid Nurul Iman diikuti oleh 30 peserta dari berasal dari 11 kecamatan yang di Kota Padang.

Hadir dalam penutupan acara Sekretaris Daerah Kota Padang, Andre Algamar.

Dalam sambutanya mantan plt Wali Kota Padang ini mengapreasiasi semangat dan motivasi para peserta yang berasal dari utusan kecamatan se Kota Padang yang begitu antusias mengikuti perlombaan.

”Ini membuktikan masyarakat Kota Padang sangat cinta seni dan memiliki jiwa yang lembut, pemerintah hadir dalam memberikan ruang sebagai fasilitator mengapreasiasi giat masyarakat ini. Tidak hanya itu program ini juga sangat sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Padang di bawah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Fadly Amran dan Maigus Nasir, yaitu menjadikannya sebagai ikon wisata halal Kota Padang, sesuai dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," katanya.

Dalam acara penutupan tersebut juga di hadiri oleh Zulhardi Z. Latif, Kadis Pariwisata Kota Padang serta Kabid Ekraf Dinas Pariwisata Kota Padang.

Festival ini terselenggara berkat dukungan dana pokok pikiran (Pokir) dari anggota DPRD Kota Padang periode 2019-2024, Zulhardi Z. Latif yang di ditempatkan di bidang ekraf Dinas Pariwisata Kota Padang.

Zulhardi menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk menyemarakkan syiar Islam di bulan Ramadan, memperkuat identitas budaya, dan meningkatkan minat wisatawan terhadap Kota Padang sebagai destinasi wisata halal.

"Festival tersebut diikuti sebanyak 30 grup qasidah rebana yang berasal dari majelis taklim yang ada di Kota Padang. Bagi para pemenang akan menerima sejumlah hadiah, dan individu-individu yang berprestasi akan direkrut sebagai personel grup qasidah yang akan mewakili Kota Padang dan Sumatera Barat dalam lomba di tingkat nasional," jelas Zulhardi.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, yang turut hadir dalam acara penutupan menyambut baik inisiatif ini dan berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang menarik wisatawan.

Festival Qasidah Rebana ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi antar majelis taklim di Kota Padang. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan seni budaya Islami dan pariwisata di Kota Padang. *



Pewarta:
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026