Logo Header Antaranews Sumbar

Peluang Wawrinka dan Berdych Tipis ke Turnamen Final ATP

Rabu, 23 Oktober 2013 07:20 WIB
Image Print

Basel, Swiss, (Antara/AFP) - Peluang Stanislas Wawrinka untuk maju ke turnamen akhir Final ATP semakin tipis, setelah kandas dalam putaran pertama turnamen Swiss Terbuka 4-6, 3-6 atas Edouard Roger-Vasselin pada laga yang berlangsung Selasa. Nasib sama dialami unggulan kedua Tomas Berdych, ketika pemain yang berharap dapat tampil pada turnamen akhir musim yang hanya diikuti delapan petenis itu kalah atas Ivo Karlovic, 4-6, 7-6 (7/4), 7-6 (7/2). Berdych memiliki peluang untuk memenangi laga tiga set itu, tetapi ia gagal memenangi pertandingan yang pada dua set akhir yang harus diputuskan dengan permainan "tie-break", sedangkan lawannya dari Kroasia yang memiliki pukulan kuat itu membuat 23 "ace" pada laga dua setengah jam itu. Wawrinka, kini sudah lima kali kalah pada laga pembuka di Basel, mengakhiri pertandingan mengecewakan itu dengan membuat lima kesalahan ganda pada laga yang berlangsung di kandangnya itu. Petenis Swiss itu sebelumnya berada di urutan kedelapan pada perburuan tempat bagi delapan petenis yang akan bermain dalam Final ATP bulan depan, tapi kini ia harus bekerja keras mencari keajaiban di Paris Masters - turnamen akhir musim ini - untuk membuka kembali peluangnya. Petenis semi finalis AS Terbuka itu, yang mengalahkan penyandang gelar Andy Murray di New York dan maju ke semi final turnamen September di Kuala Lumpur, seperti tidak berdaya ketika berhadapan dengan pemain dari Prancis itu, pada laga selama 71 menit. Sedangkan pemain dari Uzbekistan, Denis Istomin, maju ke putaran kedua dan akan berhadapan dengan mantan pemain nomor satu dunia Roger Federer, setelah berhasil mengalahkan lawannya dari Argentina Horacio Zeballos 7-5, 7-6 (7/3). Federer, yang penampilannya memprihatinkan pada musim ini ketika hanya meraih satu gelar, berada di urutan keenam dunia, berjuang untuk mendapatkan tempat pada turnamen akhir musim Final Tur Dunia, karena hasil di turnamen itu serta di Paris akan mempengaruhi poin mereka. Ia mengawali permainannya dengan kemenangan di hadapan penontonnya sendiri, ketika Senin mengalahkan petenis dari Prancis, Adrian Mannarino. Federer tidak pernah kalah atas petenis peringkat 48 Istomin dalam lima pertemuan mereka, mengalahkan lawannya pada laga terakhir di Indian Wells, Maret, mengalami masalah pada punggungnya. Unggulan keenam dari Jepang, Kei Nishikori, finalis yang kalah dua tahun lalu atas Federer, maju ke putaran kedua dengan kemenangan 6-2, 6-4 atas pemain dari Swiss, Marco Chiudinelli, pemain "wild-card" dan sahabat kecil Federer. Nishikori selanjutnya akan bertemu dengan petenis dari Kroasia Ivan Dodig, yang maju ke putaran selanjutnya ketika bertanding baru sembilan menit, karena lawannya dari Argentine Carlos Berlocq mundur ketika angka masih 2-0. "Set kedua terasa amat berat bagi saya," kata Nishikori. "Ia bermain lebih baik dari saya. Ia bahkan menghampiri net dan amat agresif. Rasanya akan terjadi set ketiga, tapi akhirnya saya gembira karena berhasil memenangi dua set awal." Marcos Baghdatis juga maju ke putaran kedua, setelah memenangi pertandingan pertamanya sejak September, ketika mengalahkan petenis kualifikasi dari Jerman Benjamin Becker 7-6 (10/8), 6-1. Petenis dari Siprus itu selanjutnya akan berhadapan dengan pemenangan laga antara unggulan utama dan penyandang gelar Juan Martin del Potro dan petenis "wild card" asal Swiss, Henri Laaksonen. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026