
Pemimpin Jepang-Kanada Bahas Ekspor Gas

Tokyo, (Antara/AFP) - Jepang dan Kanada akan mengadakan pembicaraan Selasa mengenai ekspor gas Kanada ke Jepang, laporan mengatakan, karena negara Asian yang miskin sumber daya alam itu nampaknya akan melakukan diversifikasi sumber-sumber bahan bakarnya. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang berada di Ottawa sebagai awal kunjungan lima harinya ke Amerika Utara, dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Stephen Harper pada Rabu malam. Ke dua pria tersebut akan membahas pemberian bantuan Tokyo dalam pembangunan jaringan pipa dan infrastruktur untuk mendorong ekspor lebih awal gas alam cair (LNG) ke Jepang, kata radio pemerintah NHK. Ekspor tersebut kemungkinan besar akan mulai sekitar 2020, menurut Kyodo News, sementara surat kabar Nikkei mengatakan mereka mungkin mulai pada 2018-an. Jepang, ekonomi terbesar ke tiga di dunia, merupakan konsumen LNG terbesar di dunia, tetapi membayar dengan harga yang lebih tinggi untuk LNG ketimbang Eropa dan Amerika Utara karena kontrak Asia sering jangka panjang dan terkait dengan harga minyak. Harga yang lumayan untuk LNG telah mencapai utilitas Jepang, yang sekarang sepenuhnya tanpa bekerja reaktor atom karena reaksi publik akibatnya 2011 bencana di PLTN Fukushima. Pembangkit energi bertenaga LNG digunakan untuk menyediakan sekitar sepertiga dari kelistrikan Jepang sebelum krisis energi akibat tsunami. Sebuah kesepakatan perdagangan gas dengan Kanada akan mengikuti perjanjian sebelumnya dengan Amerika Serikat untuk mengirim gas ke Jepang mulai sekitar 2017. Abe dan Harper juga diperkirakan akan membahas kesepakatan perdagangan bebas Kemitraan trans-Pasifik (TPP) serta kekerasan di Suriah. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
