Logo Header Antaranews Sumbar

Kremlin: Omong Kosong Rusia Pasok Senjata Kimia ke Suriah

Jumat, 6 September 2013 14:06 WIB
Image Print

Strelna, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Kepala staf Kremlin pada Kamis menganggap omong kosong tuduhan bahwa Rusia memasok senjata kimia dan teknologi kepada pemerintah Suriah. "Saya mendengar kepala Pentagon mengatakan bahwa kami memberi senjata kimia kepada Suriah dan kemudian mengoreksi diri bahwa itu tidak ada, bukan senjata, tapi teknologi untuk mengembangkan dan membuatnya. Baik, ini, maafkan saya, omong kosong," kata kepala administrasi kepresidenan Rusia, Sergei Ivanov, kepada wartawan. Ivanov, yang sebelumnya mengepalai komisi pemerintah tentang non-proliferasi senjata pemusnah massal (WMD), mengatakan, ia "heran, jika tidak mau mengatakan terkejut," mendengar tuduhan Amerika itu. Masalah ini telah berulang kali dibahas oleh presiden kedua negara, Rusia dan Amerika Serikat, dan tidak ada tuduhan yang pernah disuarakan melawan Rusia, yang memberikan kontribusi terhadap proliferasi WMD. Berbicara dalam kesaksian di hadapan kongres Komite Urusan Luar Negeri AS, Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel Rabu mengatakan: "Bukan rahasia bahwa rezim Bashar telah memiliki senjata kimia, stok signifikan senjata kimia." Ditekan oleh anggota perwakilan mengenai nama asal senjata-senjata kimia, Hagel menambahkan: "Rusia memasok mereka, yang lain memasok mereka dengan senjata-senjata kimia, mereka membuat beberapa sendiri". Dalam pernyataan yang disiarkan tak lama setelah Hagel membuat pernyataan itu, juru bicara Pentagon George Little melemahkan pernyataan kepala pertahanan AS, dengan mengatakan menteri pertahanan "mengacu pada hubungan senjata konvensional antara Suriah dan Rusia." Rusia telah lama menyatakan bahwa ia hanya menjual senjata konvensional kepada Suriah, dan transfer itu ketat sesuai denganhukum dan peraturan internasional, dan bahwa senjata tersebut sama sekali tidak mengubah keseimbangan kekuasaan di wilayah bergejolak. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026