
Pemkab Pasaman Barat minta perangkat daerah efisien dalam penggunaan anggaran

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD dapat melakukan efisiensi penggunaan anggaran karena adanya alokasi sejumlah kegiatan yang penting pada 2024.
Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto efisiensi anggaran itu dilakukan karena adanya pengalokasian anggaran dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti di bidang kesehatan dan pendidikan.
Kemudian pengalokasian untuk program nasional Pemilu 2024. Tentu penyerapan anggaran itu akan berdampak kepada pembangunan fisik infrastruktur sarana dan prasarana.
"Kondisi keuangan APBD baik APBD perubahan Pasaman Barat harus dilakukan efisiensi atau penghematan yang harus kita laksanakan," tegasnya.
Ia menyebutkan untuk program kesehatan Universal Health Coverage (UHC) diharapkan dapat meningkatkan harapan hidup masyarakat Pasaman Barat. Alokasi itu cukup besar sekitar Rp70 miliar lebih.
Kemudian pengalokasian anggaran juga dilakukan dalam pembangunan sumber daya manusia di bidang pendidikan melalui pengangkatan 1.200 lebih tenaga PPPK guru.
"Ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan di Pasaman Barat dan mensejahterakan tenaga pendidik. Sehingga SDM Pasaman Barat juga akan meningkat," ujarnya.
Khusus untuk anggaran Pilkada 2024 Pemkab Pasaman Barat wajib menyediakan anggaran sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri.
Instruksi itu tegas dikatakan bahwa pemerintah daerah wajib menyediakan anggaran sebesar 40 persen dari kebutuhan pada Pemilu pada anggaran perubahan 2023 ini.
Diantara anggaran yang harus disiapkan untuk Komisi Pemilihan Umum sekitar Rp47 miliar dan untuk Badan Pengawas Pemilu sekitar Rp13 miliar.***1***
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
