Logo Header Antaranews Sumbar

Djokovic Tumbangkan Federer di Final Kejuaraan ATP

Selasa, 13 November 2012 11:58 WIB
Image Print

London, (ANTARA/Reuters) - Petenis peringkat tiga dunia Novak Djokovic mengalahkan Roger Federer untuk meraih gelar juara Tur Dunia ATP (ATP World Tour Finals) di O2 Arena, London, Selasa WIB. Petenis berumur 25 tahun tersebut berjuang keras hingga akhirnya menang 7-6, 7-5 dalam kejuaraan yang hanya diikuti delapan petenis peringkat terbaik dunia. Setelah memenangi gelar grand slam kelima di Australia Terbuka melawan Rafael Nadal pada Januari 2012, Djokovic bertanding melawan Federer serta petenis asal Inggris, Andy Murray, dan menang dari keduanya di London. Hasil tersebut membuat Djokovic diperkirakan akan kembali mendominasi kompetisi memasuki musim 2013. Petenis peringkat dua dunia Federer, belum pernah terkalahkan sebelumnya dalam turnamen tersebut sejak dipindah ke London pada 2009. Dia juga berupaya meraih hatrik di stadion yang berada di sisi Sungai Thames itu. Didukung 17 ribu penonton, Federer berhasil memimpin pada dua set pertandingan secara cemerlang namun upayanya terhenti oleh Djokovic, petenis asal Serbia itu. Djokovic yang telah kehilangan dua pertemuannya dengan juara grand slam 17 kali tersebut tertinggal 3-0 hingga menit ke-delapan dan kemudian menjadi 5-3 dalam beberapa menit berikutnya. Djokovic beberapa kali sempat terhuyung mengembalikan bola Federer, namun dia berhasil meraih kemenangannya setelah bertanding selama dua jam 14 menit. "Saya pernah merasakan keagresifan Federer sebelumnya, hampir saja dia bisa menguasai pertandingan," kata Djokovic. "Saya coba meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya akan membalikkan keadaan dan berjuang, dan itu terjadi lagi. Saya berusaha melakukan yang terbaik ketika saya terdesak," jelas dia. Kemenangan itu merupakan gelar pertamanya dalam kejuaraan ATP sejak 2008 di Shanghai. Dengan kemenangan itu, Djokovic berhak atas hadiah utama sebesar 1,76 juta dolar AS setelah berhasil memenangi seluruh pertandingan yang mengggunakan sistem setengah kompetisi itu. Sedikit Penyesalan Bagi Federer yang telah berusia 31 tahun, kekalahan tersebut menyebabkan frustasi dan penyesalan. "Anda harus melalui set demi set sebelum menyelesaikan pertandingan," kata Federer yang dikalahkan Andy Murray di final Olimpiade 2012 London. Kendati demikian dia juga memuji kemampuan Djokovic saat pertandingan. "Pertandingan tersebut sangat ketat dengan banyaknya dukungan penonton. Jadi pertandingan ini menyenangkan dan saya rasa itu menjadi salah satu bagian yang fantastis pada musim ini," kata Federer. Federer mengakhiri musim kompetisi 2012 dengan 71 kemenangan dan mencapai sepuluh pertandingan final. Sementara Djokovic melampaui catatannya pada 2011 setelah memenangi tiga dari empat gelar juara grand slam dan dengan mengalahkan Federer, maka jumlah kemenangannya mencapai 75 kali. Pertemuan antara dua petenis terbaik dunia di final ATP itu baru yang keempat kalinya terjadi setelah 43 tahun pelaksanaan turnamen. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026