
Sekjen PBB Tekankan Kerja Sama Tangani Masalah Global

PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Rabu (4/9), menyoroti pentingnya kerja sama dalam menangani tantangan yang dihadapi dunia, saat para pemimpin engara ekonomi utama dijadwalkan menghadiri pertemuan tingkat tinggi G20 di Rusia. Setibanya di Kota St. Petersburg, Rusia, Rabu, untuk pertemuan tingkat tinggi itu, Ban mengatakan masyarakat internasional menghadapi ujian dan cobaan besar, kata Wakil Juru Bicara PBB Frahan Haq kepada wartawan dalam taklimat harian. "Di seluruh dunia, umat manusia menghadapi resiko. Demokrasi terancam. Suara keabsahan dan gerakan perbedaan pendapat tumpang-tindih. Polisi di mana-mana khawatir mengenai masa depan dan bertanya-tanya apakah lembaga serta pengambil keputusan akan mendengarkan permohohan mereka serta melaksanakannya," kata Ban di dalam pernyataannya di St. Petersburg State University. Pemimpin PBB tersebut mengatakan sangat percaya masyarakat internasional memiliki tugas untuk segera menangani krisis di dunia, terutama perang saudara di Suriah --yang telah menewaskan lebih dari 100.000 orang, membuat jutaan orang terusir dan memicu ketidak-stabilan di seluruh wilayah itu, kata Haq. Ban yakin para pemimpin G20 akan terlibat aktif dalam penanganan krisis tersebut, kata juru bicara PBB itu, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Sekretaris Jenderal PBB tersebut juga menyeru masyarakat internasional agar melancarkan upaya guna menangani tantangan jangka panjang, termasuk memperkuat pemulihan ekonomi global dan berusaha mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan. Pemimpin PBB itu telah membawa tiga pesan yang saling terkait buat para pemimpin G20. Pesan tersebut ialah perlunya mempercepat upaya mengenai sasaran anti-kemiskinan yang dikenal dengan nama Sasaran Pembangunan Milenium (MDG), penyusunan agenda pembangunan pasca-2015 yaitu membangun kemajuan yang dicapai oleh MDG, dan penanganan perubahan iklim, kata Haq. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
