Logo Header Antaranews Sumbar

Taliban Tewaskan Tentara AS Lukai 10 Prajurit Polandia

Jumat, 30 Agustus 2013 06:08 WIB
Image Print

Ghazni, Afghanistan, (Antara/AFP) - Serangan Taliban pada Rabu atas pangkalan tentara gabungan Pakta Pertahanan Atlantik Utara-Afghanistan menewaskan satu tentara Amerika Serikat dan melukai 10 prajurit Polandia. Bom mobil jibaku meledak di pintu masuk pangkalan di provinsi Ghazni, Afghanistan timur, salah satu daerah jantung perlawanan 12 tahun pegaris keras itu terhadap pasukan asing pimpinan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan pemerintah Kabul. Delapan hingga sepuluh orang bersenjata kemudian mencoba memasuki markas itu dari dua arah dalam bakutembak sekitar satu jam, kata Wakil Gubernur Ghazni Mohammad Ali Ahmadi kepada AFP. Ia menambahkan bahwa sedikit-dikitnya, satu penyerang ditembak mati dalam markas tersebut. Pejabat pertahanan Amerika Serikat, yang berbicara dengan syarat tak dikenali, kepada AFP memastikan bahwa seorang tentara negara adidaya itu tewas dalam serangan tersebut, tanpa merinci. Kementerian pertahanan Polandia menyatakan sepuluh tentaranya luka akibat bakutembak itu dan semua penyerang "dilenyapkan". Seorang tentara Polandia dalam keadaan gawat, tapi tenang, dua luka parah, sementara tujuh lagi luka ringan, tambah kementerian itu. Pangakalan di Ghazni itu markas satuan pembangunan kembali propinsi (PRT), salah satu satuan menugaskan tentara dan karyawan NATO untuk membantu kegiatan pembangunan Afghanistan. Pasukan Bantuan Keamanan Asing (ISAF) NATO belum menanggapi serangan itu. Polandia, yang memiliki 1.200 tentara di Afghanistan, adalah negara pmemimpin ISAF di Ghazni. Pasukan asing ditarik dari Afghanistan saat pasukan keamanan setempat mengambil alih tanggung jawab untuk melawan Taliban, yang terkuat di timur dan propinsi selatan, seperti, Ghazni, Helmand, dan Kandahar. Pemimpin Afghanistan dan asing mencoba membuka perundingan perdamaian dengan pejuang itu untuk menghentikan kemelut tersebut sebelum pemilihan presiden pada April dan kepergian semua pasukan tempur NATO pada akhir 2014. Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid menyatakan bertanggung jawab atas penyerangan Ghazni itu dalam pernyataan lewat surat maya, dan mengatakan bahwa penyerang berhasil memasuki pangkalan tersebut. Juga pada Rabu, pembom jibaku menabrakkan mobil bermuatan bahan peledak ke iringan pasukan NATO di Helmand, menewaskan empat warga. Sekitar 15 pejalan terluka dalam serangan terhadap pasukan NATO, yang berjalan dengan kendaraan lapis baja berat di jalan utama Lashkar Gah, ibukota propinsi rawan Helmand. Sekitar 87.000 tentara asing dikerahkan di Afghanistan untuk melawan gerilyawan itu, yang meletus sesudah pemerintah Taliban digulingkan dari kekuasaan pada 2001. Di tempat lain di Afghanistan pada Rabu, empat sopir tewas dan 40 truk pembawa pasokan bahan bakar NATO terbakar akibat roket di tempat parkir di propinsi Farah, Afghanistan barat. Juru bicara propinsi itu menuding Taliban atas serangan terhadap truk tersebut, yang parkir malam untuk menghindari menggunakan jalan raya berbahaya dalam gelap. Taliban meningkatkan serangan selama musim panas saat tentara dan polisi Afghanistan didikan baru mengambil alih kendali dari pasukan NATO, tapi pejuang itu tidak mendapat keuntungan berarti. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026