
Taliban Bunuh Enam Pekerja Afghanistan

Herat, Afghanistan, (Antara/AFP) - Gerilyawan Taliban membunuh enam pekerja pembangunan pemerintah, yang dibiayai Bank Dunia, di bagian barat negara itu, kata pejabat pada Selasa. Pembunuhan itu terjadi saat Presiden Afghaistan Hamid Karzai melakukan perundingan hari kedua di Pakistan, dengan mengimbau Islamabad membantu penyelenggaraan perundingan perdamaian dengan Taliban untuk mengakhiri perang 12 tahun. Empat insinyur dan dua pekerja lainnya diculik Ahad ketika mereka sedang dalam perjalanan ke distrik terpencil Gulram, Provinsi Herat, yang berbatasan dengan Iran dan Turkemenistan di barat laut Afghanistan. Para korban, dua bekerja pada program Solidaritas Nasional (NSP), dibunuh Senin malam, kata satu pernyataan pemerintah. NSP, yang dibentuk tahun 2000 oleh kementerian rehabilitasi dan pembangunan pedesaan, memberikan dana kepada dewan-dewan desa untuk membangun jalan-jalan, jembatan-jembatan dan proyek-proyek prasarana lainnya. Program itu terutama dibiayai Bank Dunia, dengan negara-negara donor internasional juga memberikan sumbangan. Karzai mengutuk keras pembunuhan di Herat itu dan secara terselubung mengacu pada unsur-unsur di Pakistan yang tetap menampung gerilyawan Taliban. "Pembnuhan para insynyur dan pekerja yang tidak bersalah itu menunjukkan Taliban dan para pendukung asing mereka menginginkan Afghanistan tetap menjadi negara yang tergantung pada negara lain dan tetap negara miskin untuk selamanya," katanya dalam satu pernyataan. Unsur-unsur di negara Pakistan dituduh mendanai, menguasai dan menampung Taliban. Islamabad membantah tuduhan-tuduhan itu dan mengatakan pihaknya telah melakukan segala usaha untuk menghentikan konflik itu. Gerilyawan itu secara reguler menargetkan karyawan-karyawan pemerintah dalam perang gerilya mereka terhadap pemerintah dukungan Barat di Kabul. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
