Logo Header Antaranews Sumbar

Inggris Berharap Serangan Suriah Sadarkan Para Pendukung Bashar Al-Assad

Kamis, 22 Agustus 2013 08:20 WIB
Image Print

Paris, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Inggris William Hague Rabu berharap dugaan serangan senjata kimia di Suriah akan "menyadarkan" para pendukung Presiden Bashar al-Assad dengan sifat rezimnya itu. "Saya berharap semua anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa akan bergabung dengan kami," katanya sebelum pembicaraan di Paris dengan mitranya, Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius. "Saya berharap ini akan menyadarkan beberapa orang yang telah mendukung rezim Bashar, untuk menyadari pembunuhan dan sifat yang biadap." Pernyataannya muncul setelah Dewan Keamanan sedang mempersiapkan untuk memenuhi klaim-klaim dari kelompok oposisi utama Suriah bahwa sebanyak 1.300 orang tewas dalam serangan senjata kimia Rabu di daerah pemberontak di dekat Damaskus. Paris dan London yang mengirim surat bersama Rabu kepada Sekjen PBB meminta dia untuk memerintahkan tim ahli PBB di Suriah untuk pergi ke tempat kejadian guna penyelidikan. "Kami berharap bahwa tim PBB akan diberikan akses langsung dan tidak terbatas ke daerah itu untuk mencoba memastikan kebenarannya," kata Hague. "Tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak diberikan akses ke satu daerah hanya beberapa mil jauhnya dari tempat mereka berada." Fabius juga menyerukan inspektur PBB untuk diberikan akses "langsung" ke situs serangan yang dituduhkan. Ia menyebut serangan yang dituduhkan merupakan "tragedi yang mengerikan" dan "serangan yang mungkin tanpa preseden sejak apa yang kita lihat dengan Saddam Hussein di Irak." (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026