
Dahlan Instruksikan PLN Sewa Genset di Medan

Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan menginstruksikan PT PLN (Persero) menyewa genset secara besar-besaran untuk mengatasi krisis pasokan listrik di Medan dan sekitarnya. "Memang akan dikritik bahwa PLN inefisiensi triliunan rupiah, tapi jangan takut. Ini untuk rakyat luas yang menderita," tulisnya dalam akun media sosial "twitter" @iskan_dahlan yang dikutip di Jakarta, Sabtu. Dalam kicauan berserinya yang dipublikasikan Jumat (16/8) itu, Dahlan meminta PLN sudah menambah pembangkit sewa tersebut setidaknya pada bulan depan. Pernyataan tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan salah satu pengikutnya (follower) @Den_D_cole yang mengeluhkan seringnya mati lampu di Medan. "PLN di Medan mati lampu sampai 3 kali dalam sehari atau total 12 jam tiap hari," tulis @Den_D_cole kepada @iskan_dahlan. Dahlan juga mengatakan bhwa dirinya telah berkomunikasi dengan pemimpin PLN baik di Medan maupun Jakarta. Saat itu ia mendapat laporan bahwa tiga unit pembangkit yakni satu di Medan dan dua di Sibolga mengalami gangguan. "Satu unit di Medan sudah baik dan satu di Sibolga akan sembuh besok (Sabtu, red)," tulisnya. Namun, diakuinya hal tersebut tidak mengatasi persoalan. Dahlan pun meminta PLN mengambil langkah darurat seperti sewa genset secara besar-besaran. "Saya bilang ke Direksi PLN bahwa saya sudah tidak tahan melihat krisis listrik di Medan. Lakukan langkah darurat," ujarnya. Sewa genset tersebut, lanjutnya, hanya dilakukan dalam waktu 6-9 bulan sampai PLTU Pangkalan Susu beroperasi. Ia menambahkan baha sewa genset perlu dilakukan secara besar-besaran agar pembangkit di Belawan bisa sekalian dimatikan untuk perawatan. Kalau pembangkit di Belawan tidak segera dirawat, maka bisa menyebabkan kerusakan karena dipaksa terus beroperasi. "Bahkan bisa meledak karena sudah waktunya dirawat, tapi masih dipaksa terus berjalan dan akibatnya Medan akan tambah parah lagi," katanya. Ia pun berjanji akan melaporkan apakah PLN menjalankan skenarionya tersebut pada pekan depan. "Kalau perlu saya akan bilang bahwa resikonya di saya. Doakan," tutup Dahlan dalam kicauan berserinya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
