Logo Header Antaranews Sumbar

dr Zurrahmi jabat Direktur RSI Ibnu Sina Padang

Senin, 25 Juli 2022 17:55 WIB
Image Print
Pelantikan Direktur RS Islam Ibnu Sina Padang Dr Zurrahmi (kiri) oleh Ketua Yarsi Sumbar Prof Masrul (kanan) di Padang, Senin (Antara/Ikhwan Wahyudi)

Padang (ANTARA) - dr Zurrahmi resmi menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang periode 2022-2025 menggantikan dr Elfizon Amir Sp Pd yang masa jabatannya telah berakhir.

Pelantikan Zurrahmi digelar di Padang, Senin dipimpin langsung oleh ketua Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumbar Prof dr Masrul dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Lila Yanuar dan undangan lainnya.

Ketua Yarsi Sumba Prof Masrul berpesan menjelang 2025 ada empat target yang harus dipenuhi mulai dari pembenahan data, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, pemasaran yang baik, dan tertib regulasi.

Ia menyampaikan setiap empat bulan pihaknya melakukan evaluasi keselamatan pasien karena hal tersebut merupakan perhatian utama.

Sejalan dengan itu Ketua Pembina Yarsi Sumbar Dr Yaswirman mengatakan kerja sama merupakan kunci kesuksesan.

Ia menyampaikan saat ini Yarsi Sumbar memiliki enam rumah sakit yang menjadi mitra kerja rumah sakit pemerintah.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Lila Yanuar menilai kehadiran RS Islam Ibnu Sina sebagai bagian dari pelayanan kesehatan rujukan di Sumbar.

Ia melihat ada kompetisi dan persaingan yang baik antara rumah sakit pemerintah dengan swasta untuk berpacu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Dan BPJS kesehatan memberikan kesempatan yang sama kepada rumah sakit pemerintah dan swasta dalam melayani pasien, kata dia.

Ia mengatakan kualitas pelayanan dan mutu di RS Islam Ibnu Sina selama ini dikenal cukup baik.

Kita bangga sebagai umat Islam memiliki rumah sakit yang bernuansa Islami dan menonjolkan nilai islam dalam pelayanan, katanya .

Apalagi RS Islam Ibnu Sina juga sudah memiliki akreditasi paripurna dan menjadi tantangan agar tidak hanya sertifikat namun juga menjadi budaya kerja.

Sementara Direktur RS Islam Ibnu Sina Zurrahmi mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan fokus pada peta jalan 2022 -2025.

"Dalam waktu dekat saya akan fokus menghadapi akreditasi dari Kemenkes dan enam lembaga independen untuk mempertahankan status paripurna," kata dia.

Kemudian ia juga akan menata ulang kedisiplinan karena terkait langsung dengan mutu layanan kepada masyarakat terkait dengan waktu tunggu dan kualitas pelayanan.

Ada 13 indikator mutu yang menjadi nilai ukur bagi RS yang menjadi tuntutan, kata dia yang sebelumnya pernah menjabat Direktur RS Islam Ibnu Sina Padang Panjang.

Ia menyebutkan ada 435 SDM RS Islam Ibnu Sina dengan 48 dokter spesialis dan delapan dokter tetap.



Pewarta:
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026