Logo Header Antaranews Sumbar

Pejabat India, China Gelar Perundingan Perbatasan

Rabu, 24 Juli 2013 03:38 WIB
Image Print

New Delhi, (Antara/AFP) - Pejabat India dan China menggelar pertemuan pada Selasa untuk membicarakan langkah-langkah meningkatkan "perdamaian dan ketenangan" di sepanjang perbatasan setelah pada Mei kedua pihak bersitegang terkait gerakan tentara masing-masing. Pejabat Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri dari kedua negara memulai pertemuan dua hari tersebut di New Delhi. "Pertemuan membicarakan semua isu perdamaian dan ketenangan di perbatasan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India Syed Akbaruddin. Menteri Pertahanan China dan India awal bulan ini bertemu di Beijing dan mengatakan mereka akan berupaya mengendalikan ketegangan di kawasan konflik Himalaya. Mereka sepakat menyimpulkan negosiasi untuk proposal kesepakatan mengenai kerja sama pertahanan di perbatasan, termasuk meningkatkan dialog antara kedua militer. Kunjungan Menteri Pertahanan India A.K Antony ke Beijing tersebut merupakan yang pertama dilakukan setelah tujuh tahun, sebagai bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan setelah memanasnya sengketa di kawasan itu. Delhi menuding tentara China menyusup sekitar 20 km ke dalam wilayah hukum India dan membangun markas, sehingga memicu perseteruan selama tiga minggu yang kemudian berhasil diatasi pada Mei dengan kedua pihak menarik balik tentara masing-masing. Batas kendali antara dua negara nuklir tersebut tidak pernah dinyatakan secara resmi, meski mereka telah menandatangani kesepakatan untuk menjaga perdamaian setelah berakhirnya perang singkat Indo-China pada 1962 di kawasan perbatasan itu. Perdana Menteri China Li Keqiang mengunjungi India pada Mei, dan berjanji pada rekan sejawatnya dari India Manmohan Singh untuk menjaga perdamaian di perbatasan. Menurut pihak India, China menguasai kawasan seluas 38 ribu kilometer persegi di wilayah Himalaya, sementara Beijing mengklaim seluruh kawasan Arunachal Pradesh seluas 90 ribu kilometer persegi. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026