Logo Header Antaranews Sumbar

Para Pengendara Mulai Serbu BBM Eceran

Kamis, 8 November 2012 14:56 WIB
Image Print

Padangpanjang, Sumbar, (ANTARA) - Para pengendara mulai menyerbu kios eceran di sepanjang jalan Kota Padangpanjang, karena bahan bakar minyak jenis preium mulai langka di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) setempat sejak Kamis (8/11) pagi. "Bensin dua liter bang," kata salah seorang pengendara kendaraan roda dua, Nedi, kepada penjual bensin enceran di ruas jalan Silaing Bawah Kota Padangpanjang, Kamis. Sejumlah kendaraan terlihat menyerbu kios eceran yang ada di Kota Padangpanjang sejak Kamis pagi. Penumpukan kendaraan roda dua pun di salah satu penjual premium eceran tidak teralakan. Pedagang eceran di Padangpanjang menjual BBM jenis premium rata-rata dengan harga Rp5.000 - Rp6.000 per liter, tergantung jarak kios bensin tersebut dari SPBU. Meski ada satu SPBU yang masih menyediakn BBM jenis premium, namun para pengendara tetap memilih kios bensin enceran, karena tidak mau antre. "Kalau ikut antre, perlu berjam-jam baru kita bisa mendapatkan BBM jenis premium di SPBU tersebut, itupun kalau tidak habis," kata dia. Salah seorang petugas SPBU Ngalau yang masih menyediakan bensin sampai Kamis siang, Rudi, memperkirakan BBM jenis premium akan kembali habis sampai Kamis sore. "Melihat antrean kendaraan yang ingin membeli BBM jenis bensin, diperkirakan persediaan akan habis sampai sore nanti," katanya. Habisnya persediaan BBM di SPBU daerah tersebut disebabkan unjukrasa pekerja informal, selama dua hari sejak Selasa (6/11) sampai Rabu (7/11), untuk memprotes kebijakan baru pengisian dan distribusi BBM, yang masuk di dalamnya pengaturan operasional truk tanki dan sopir truk yang terdaftar secara resmi oleh pihak pertamina. Meski setelah adanya kesepakatan dan mediasi antara kedua belah pihak, dan penyaluran BBM dapat kembali dilakukan sejak Rabu malam, sekitar pukul 20.00 WIB, namun hingga Kamis siang (8/11), BBM jenis premium kembali habis. (**/ben/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026