Pemberontak Kolombia Tawarkan Pembebasan Tentara AS yang Disekap

id Pemberontak Kolombia Tawarkan Pembebasan Tentara AS yang Disekap

Bogota, Kolombia, (Antara/AFP) - Pemberontak sayap kiri Kolombia, FARC, Jumat mengatakan bulan lalu pihaknya menahan seorang tentara Amerika Serikat. FARC juga menawarkan pembebasan sang tentara sebagai "sikap" menuju perdamaian dengan pemerintah Kolombia. Kelompok pemberontak mengatakan dalam pernyataan yang dimuat di situs internet mereka bahwa tentara AS, Kevin Scott Sutay, ditahan pada 20 Juni dan mereka telah "membuat keputusan politik untuk membebaskannya guna menunjukkan niat baik dalam perundingan perdamaian" dengan pemerintah. Mereka mengatakan Sutay ditangkap di kotamadya Retorno di bagian selatan wilayah Guaviare. Atas pembebasan tentara AS itu, FARC meminta adanya misi kemanusiaan yang terdiri dari mantan senator Piedad Cordoba dan Komite Palang Merah Internasional. Pernyataan itu mengatakan bahwa penahanan Sutay menunjukkan "partisipasi aktif dalam bidang operasi anti-pemberontakan yang dijalankan oleh para personil militer Amerika Utara dan tentara bayaran di bawah penyamaran tenaga kontrak." FARC, Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia, yang dibentuk tahun 1964, merupakan kelompok gerilyawan terbesar di Kolombia. Kelompok itu diperkirakan memiliki 8.000 orang petempur. Pembicaraan-pembicaraan perdamaian antara para pemberontak dan pemerintah mulai dibuka pada bulan November lalu di ibukota Kuba, Havana. Pertemuan Havana merupakan upaya keempat kalinya yang dilakukan Kolombia sejak tahun 1980 untuk membawa perdamaian di negara Amerika Latin itu. Perang pemberontakan telah merusak Kolombia selama 50 tahun serta menewaskan 600.000 orang, sementara 3,7 juta orang terpaksa mengungsi dan 15.000 lainnya hilang. (*/jno)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.