
Senator AS Usulkan Pertemuan G20 Dipindah dari Rusia karena Snowden

Washington, (Antara/Reuters) - Dua senator Amerika Serikat pada Jumat meminta Presiden AS Barack Obama untuk mempertimbangkan usulan pemindahan tempat pertemuan tingkat tinggi G20 pada September mendatang ke St. Petersburg jika Rusia tidak menyerahkan Edward Snowden. Senator dari partai Republik, Lindsey Graham --yang juga telah mengusulkan pemboikotan Olimpiade, serta senator dari Demokrat, Charles Schumer, menawarkan pemecahan masalah dengan mendesak Moskow untuk menyerahkan Snowden, bekas pegawai kontrak badan intelijen yang diburu AS itu, kepada Amerika Serikat. Washington juga didesak untuk mengambil tindakan jika permintaan itu tidak dituruti Moskow. Amerika Serikat menunjukkan kemarahan terhadap penolakan Rusia untuk menyerahkan Snowden. Warga negara AS itu sedang diburu oleh pihak berwenang Amerika Serikat guna menghadapi tuntutan spionase atas tindakannya membocorkan rincian program pengintaian rahasia yang dilancarkan AS. Snowden terkurung di sebuah bandar udara di Moskow selama hampir satu bulan. Graham pekan ini menyarankan agar AS mempertimbangkan untuk memboikot penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2014, yang akan berlangsung di Sochi, Rusia, terkait kasus Snowden. Komite Olimpiade Amerika Serikat mengatakan pihaknya menentang seruan pemboikotan itu. Saran-saran yang disampaikan pada hari Jumat itu tidak secara khusus menyebut tentang Olimpiade, namun memang mengatakan bahwa Obama perlu mempertimbangkan semua opsi ekonomi dan politik jika Rusia terus memberikan tempat perlindungan bagi Snowden. Saran itu secara khusus mereka mengatakan bahwa Obama harus mempertimbangkan memberikan usul tentang tempat yang baru bagi Kelompok 20 Negara untuk mengadakan pertemuan tingkat tinggi mereka jika Snowden masih dibiarkan berada di Rusia. Kedua senator itu selama ini bersuara keras terhadap pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin. Washington dan Moskow selama ini terlibat dalam perundingan yang sensitif soal berbagai masalah, termasuk ambisi nuklir Iran dan perang saudara di Suriah. "Rusia telah menjadi salah satu pemain terburuk di dunia," kata Graham dalam sebuah pernyataan. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
