
SPBU Langka BBM Jenis Premium dan Solar

Padang, (ANTARA) - Sejumlah Stasiun Pengisian bahan Bakar Umum di Kota Padang, Sumatera Barat mengalami kelangkaan BBM jenis Premium dan Solar. Pantuan ANTARA, kelangkaan BBM jenis Premium dan Solar terjadi diantaranya di SPBU Wowo depan Kantor Kantor Pertamina, SPBU Lolong dekat Mapolsek Padang Barat, serta SPBU Tabing, Kamis. "Pasokan BBM jenis Premium dan Solar dari Pertamina terhenti pada Kamis (8/11) sekitar pukul 09.00 WIB,"kata pengawas SPBU Tabing, Salaman, di Padang, Kamis. Menurutnya, kelangkaan BBM jenis Premium dan solar sudah dirasakan sejak Rabu (7/11) sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, namun pada malam hari Pertamina memasok BBM ke SPBU Tabing itupun hanya satu tangki. "Pihak Pertamina hari ini (Kamis, 8/11) belum lagi menyuplai BBM yakni Premium dan Solar ke SPBU mengakibatkan pasokan tidak ada lagi,"katanya. Sekarang ini tambah Salman persedian di SPBU Tabing hanya tersedia BBM berapa kilo litter jenis Premium dan Solar. Untuk pasokan BBM jenis Pertamax masih ada. Dia mengatakan, akibat tidak adanya pasokan BBM dari Pertamina selama dua hari ini, sejumlah kendaraan banyak yang mengatre untuk mengisi bahan bakar di sekitar SPBU. Pengendara maupun pengemudi di sekitar SPBU terpaksa menunggu datangnya pasokan BBM dari Pertamina agar mereka dapat mengisi bahan bakar kendaraan,"katanya. Dia menambahkan, kelangkaan BBM di SPBU akibat aksi mogok dan unjukrasa yang dilakukan sopir truk BBM sejak Selasa (6/11) hingga Rabu (7/11). Akibat mogok dan unjuk rasa dilakukan sopir tangki membawa BBM, pemilik SPBU mengalami kelangkaan bahan bakar,"katanya. Hal senada juga dikatakan Kepala SPBU Coco Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Januardi mengatakanpasokan dari pihak pertamina ke SPBU sudah terhenti sejak kemarin (7/11), dan sejak Rabu sore bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar, sudah habis, sehingga masyarakat beralih ke pertamax. "Sejak Rabu (7/11) pukul 14.00 WIB, persediaan BBM jenis premium dan solar di SPBU ini telah habis, karena tidak adanya pasokan, dan sejak itu, masyarakat sekarang beralih menggunakan pertamax, karena persediaan kita masih ada beberapa kilo liter lagi," katanya. Dia menambahkan, untuk pasokan BBM jenis Pertamax di SPBU Coco masih banyak, itupun konsumen yang memakai bahan bakar tersebut terbatas. "Biasanya pasokan dari Depot Pertamina Unit Pemasaran I Terminal BBM Teluk Kabung, Kota Padang, mencapai 48 kiloliter untuk memenuhi kebutuhan permintaan masyarakat di SPBU ini,"katanya. Dia berharap, pihak Pertamina untuk cepat menyuplai BBM jenis Premium dan Solar ke SPBU agar antrean panjang tidak terjadi. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
