Logo Header Antaranews Sumbar

7.500 liter minyak goreng habis dalam dua jam di Solok Selatan

Minggu, 27 Februari 2022 12:32 WIB
Image Print
Warga antri saat membeli minyak goreng murah hasil operasi pasar yang dilaksanakan oleh Pemkab Solok Selatan di ruang terbuka hijau Padang Aro, Minggu. (ANTARA/Erik Ifansya Akbar)

Padang Aro (ANTARA) - Antusias masyarakat Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat tinggi membeli minyak goreng murah saat operasi pasar yang di gelar Pemkab dan dalam waktu dua jam 7.500 liter habis terjual.

"Kerjasama antara Kementerian Perdagangan dengan Incasi Raya Grup menyediakan 12 ribu liter minyak goreng untuk operasi pasar di dua titik dan di hari pertama di ruang terbuka hijau Padang Aro sebanyak 7.500 liter habis terjual," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Solok Selatan Akmal Hamdi, di Padang Aro, Minggu.

Operasi pasar minyak goreng yang difasilitasi oleh Pemkab Solok Selatan dibuka pukul 09:00 Wib dan sudah ditutup pukul 11.00 Wib.

Dia mengatakan, dalam operasi pasar kali ini pihak Icasi Raya menunjuk distributor untuk menjualnya kepada masyarakat.

Minyak goreng tersebut di jual oleh distributor kepada masyarakat dengan harga Rp14 ribu per liter dan setiap orang hanya boleh membeli empat liter.

Untuk Senin 28/2 operasi pasar akan dilaksanakan di Muaralabuh dan pihak Incasi sudah mulai mendistribusikan minyak goreng ke distributor.

Dia mengatakan, dalam penyaluran minyak goreng operasi pasar di Muaralabuh pihak Incasi sudah mulai mendistribusikannya.

Operasi pasar ini merupakan kebijakan dari Kementrian Perdagangan dan salah satu perusahaan yang ditunjuk adalah Incasi Raya Grup.

Operasi pasar hari ini merupakan yang kedua kali dilaksanakan oleh Pemkab Solok Selatan.

"Minggu depan kemungkinan masih bisa melanjutkan operasi pasar minyak goreng untuk Solok Selatan tetapi belum diketahui berapa banyak kuota yang diberikan Incasi Raya Grup," ujarnya.

Pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut kepastian operasi pasar minggu depan dan berap banyak kuota yang diberikan.

Kegiatan operasi pasar ini dilaksanakan sejalan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) Pemkab Solok Selatan.

Salah seorang warga Pit (37) mengatakan tidak dapat membeli minyak goreng murah tersebut karena datang terlambat.

"Kami terlambat datang dan ternyata sudah tutup," ujarnya.

Ia mengaku, saat mengetahui ada operasi pasar minyak goreng murah langsung menuju lokasi tetapi saat sampai sudah tutup.*



Pewarta:
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026