Logo Header Antaranews Sumbar

Kelompok Oposisi Mesir Tidak Dukung Kudeta Militer

Selasa, 2 Juli 2013 18:03 WIB
Image Print

Kairo, (Antara/AFP) - Koalisi oposisi utama Mesir , Selasa mengatakan mereka tidak akan mendukung "kudeta militer" dan percaya bahwa satu pernyataan militer yang memberikan waktu 48 jam untuk menyelesaikan krisis sekarang tidak berarti tentara akan memegang peran politik. "Kami tidak mendukung kudeta militer," kata Front Keselamatan Nasional (NSF) dalam satu pernyataan. "NSF telah berjanji, sejak dibentuk 22 November 2012 untuk membangun satu negara sipil, modern dan demokratis yang mengizinkan partisipasi seluruh aliran politik termasuk Islam politik. Kami percaya pernyataan militer itu, yang tercermin dalam pernyataan mereka (Senin) bahwa mereka tidak ingin melibatkan diri dalam politik, atau memainkan satu peran politik," katanya. Kelompok itu menegaskan bahwa tuntutan kepada Presiden Mohamed Moursi untuk mundur tidak melanggar prinsip-prinsip demokrasi tetapi adalah satu usaha untuk membawa pemberontakan tahun 2012 yang menggulingkan Presiden Hosni Mubarak kembali pada jalurnya. "Mendesak Moursi mundur tidak bertentangan dengan prosedur-prosedur demokrasi...Tidak ada tuntutan-tuntutan revolusi itu dipenuhi, Moursi dan (Ikhwanul Muslimin) membawa negara itu ke arah lain yang terutama tercermin pada keinginan mereka untuk menguasai negara, dan tidak membangun satu demokrasi (Kebebasan), atau berhasil memperbaiki standar hidup rakyat Mesir dan memberikan kebutuhan-kebutuhan pokok mereka," kata NSF. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026