Logo Header Antaranews Sumbar

Muhaimin: Ryas Rasyid Turun Tangan Bantu PKB

Sabtu, 29 Juni 2013 16:30 WIB
Image Print
Muhaimin Iskandar

Palu, (Antara) - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan tokoh pendiri Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Ryaas Rasyid menyatakan komitmennya untuk turun tangan guna membantu pemenangan PKB, khususnya di kawasan timur Indonesia. Di hadapan sekitar 600 calon anggota legislatif dan pengurus PKB se-Sulawesi Tengah di Palu, Sabtu, Muhaimin mengatakan Ryaas Rasyid mengemukakan kesediaanya tersebut saat dirinya hadir dalam kegiatan PKB di salah satu hotel di Makassar pada Jumat (28/6) malam. "Kebetulan malam itu Pak Ryaas Rasyid berada di hotel itu. Beliau hadir di acara PKB karena mendengar saya ada di acara itu," kata Muhaimin. Sebagai tamu, PKB memberikan kesempatan kepada Ryaas Rasyid untuk berorasi. Di luar dugaan, kata Muhaimin, mantan Menteri Dalam Negeri pada kabinet Presiden Abdurahman Wahid itu langsung menyatakan kesungguhannya untuk membantu PKB di Sulawesi Selatan. Dia mengatakan salah satu alasan tokoh penggagas otonomi daerah itu ikut membantu PKB karena ia melihat konsistensi PKB dalam berjuang tanpa pamrih dan ketenangan PKB dalam menyikapi perkembangan kebangsaan dan keindonesiaan. "Ini adalah kehormatan bagi PKB. Ryaas Rasyid adalah tokoh yang handal dan sudah teruji. Ryaas Rasyid memiliki ilmu yang dalam," kata Muhaimin disambut tepuk tangan meriah dari kader PKB. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu mengatakan tokoh-tokoh Nahlatul Ulama (NU) yang dulunya berseberangan dengan PKB bahkan memelopori berdirinya PKNU KH. Ma'ruf Amin juga sudah bergabung kembali ke PKB. Oleh karena itu, dirinya bertekad untuk bersama-sama membangun partai yang didirikan oleh ulama-ulama NU tersebut. Muhaimin mengatakan Ma'ruf Amin yang juga ahli fiqih perbankan itu menyadari ternyata perbedaan yang terbelah selama ini hanya membuang energi, sehingga tidak ada partai lain yang bisa diandalkan untuk perjuangan kaum nahdiyyin, kecuali PKB. "Semua tokoh-tokoh yang selama ini berkonflik dengan PKB sudah bersatu membesarkan PKB," katanya. Demikian halnya Mantan Ketua Umum PBNU KHA Hasyim Muzadi dan tokoh perempuan NU Khofifah Indar Parawansa juga sudah menyatakan komitmennya bahwa tidak ada jalan politik lain, kecuali membesarkan PKB. Muhaimin mengatakan dengan menyatunya sejumlah kekuatan yang selama ini bercerai berai semakin menguatkan optimisme PKB meraih 100 kursi di DPR RI. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026