Logo Header Antaranews Sumbar

Aji Minta Diberikan Perspektif Kepedulian Pemberitaan Perkosaan

Senin, 24 Juni 2013 13:07 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta meminta kepada media agar dapat memberikan perspektif kepedulian terhadap pemberitaan perkosaan seperti yang menimpa wartawan salah satu media di kawasan Jakarta Timur. Siaran pers AJI Jakarta yang diterima di Jakarta, Senin, menyebutkan tanpa mengurangi esensi pemberitaan, AJI Jakarta meminta kepada seluruh media agar memberitakan kasus tersebut dalam perspektif kepedulian terhadap korban. AJI meminta agar perlindungan identitas korban harus diutamakan seperti jangan menuliskan nama, alamat, ciri-ciri fisik, dan hal lain yang mengarahkan kepada identitas korban tanpa persetujuan yang bersangkutan. Selain karena kasus perkosaan merupakan peristiwa yang mengakibatkan kepada korban trauma, penyebutan identitas dan ciri fisik korban akan mengaburkan fokus pada kejahatan yang terjadi. AJI menyebutkan, jurnalis perempuan begitu rentan terhadap kekerasan dalam menjalankan tugasnya seperti kejadian perkosaan yang menimpa seorang jurnalisperempuan oleh pria tak dikenal di Jakarta Timur, Kamis (20/6). AJI Jakarta menyatakan mengutuk perkosaan yang terjadi dan menuntut pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas dan menghukum seberat-beratnya pelaku kejahatan keji tersebut. Selain itu, AJI mengimbau kepada perusahaan untuk memberikan perlindungan kepada jurnalisnya saat melakukan peliputan, khususnya pada malam hari. Untuk itu, perusahaan media juga perlu ikut membantu pemulihan korban dari trauma, misalnya dengan pendampingan konseling. Kepada jurnalis perempuan, AJI Jakarta mengimbau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan diri dalam menjalankan tugas dalam kondisi apa pun. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026