Logo Header Antaranews Sumbar

Kemristek Sambut Hakteknas ke-18

Senin, 24 Juni 2013 12:28 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek) menyambut peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-18 yang jatuh pada 10 Agustus dengan mengusung tema "Inovasi untuk Kemajuan Bangsa" di Jakarta, Senin. "Peringatan Hakteknas tahun ini telah memasuki angka 18 tahun. Kami memilih tema "Inovasi untuk Kemajuan Bangsa" agar penelitian dan pengembangan Iptek menjadi suatu solusi di tengah masyarakat yang dihadapkan pada berbagai permasalahan yang muncul seiring perkembangan dunia," kata Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta. Menurut Gusti Muhammad Hatta, tema tersebut merepresentasikan peran teknologi sebagai salah satu komponen penentu kemajuan bangsa. Gusti mengatakan bahwa diperlukan teknologi yang inovatif untuk memenuhi tuntutan masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dan kecepatan dalam peningkatan produktivitas serta pelayanan. Salah satu kegiatan yang akan diselenggarakan Kemristek dalam menyambut peringatan Hakteknas ke-18 tersebut adalah pameran dan peluncuran produk teknologi pertahanan keamanan (hankam) dan kedirgantaraan. Menristek Gusti Muhammas Hatta dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meluncurkan beberapa produk dari beberapa lembaga pemerintah nonkementerian ( LPNK) Ristek dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Beberapa produk yang diluncurkan dalam acara tersebut, antara lain Satelit Lapan A2 dan Roket RX-450 dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), "card reader" dan perisalah dari BPPT, "Sniper Rifle", "Cloud Seeding Agent Club" dari PT. Processing and Display Console dan PT. LEN, baja tahan peluru dari PT. Krakatau Steel, hexarotor dan mobil terbang dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Selain itu, beberapa produk lain pun turut dipamerkan dalam acara itu, seperti Pesawat Udara Nir Awak (PUNA), Roket R-HAN 122 dari LAPAN. Menristek mengatakan penyambutan Hakteknas ke -18 itu ditujukan untuk memperlihatkan berbagai capaian kegiatan penelitian, pengembangan, dan penerapan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi,red) sebagai bagian dari upaya penguasaan, pemanfaatan, dan kemajuan iptek. Hal itu, kata dia, telah diamanatkan dalam Undang-Undang No.18 Tahun 2002. Puncak peringatan Hakteknas ke-18 akan dilaksanakan pada 27 Agustus hingga 1 September 2013 di Taman Mini Indonesia Indah dengan berbagai rangkaian kegiatan, yakni seminar, rapat koordinasi nasional (rakornas), karnaval iptek, dan Pameran Ritech Expo. "Semaraknya peringatan Hakteknas ke-18 ini menjadi tanda bahwa bangsa Indonesia telah menyadari pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai salah satu "lokomotif" bagi kemajuan bangsa pada masa mendatang," ujar Gusti. Lebih lanjut dia mengatakan kesemarakan Hakteknas dan kemajuan IPTEK di Indonesia tentunya tidak dapat diwujudkan tanpa dukungan dari semua pihak. "Oleh karena itu, partisipasi semua elemen bangsa sangat berarti untuk menunjukkan kembali bahwa bangsa Indonesia mampu mencapai kemajuan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026