Logo Header Antaranews Sumbar

MPR Tunda Rapat Konsultasi hingga Selasa

Senin, 17 Juni 2013 17:45 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Pimpinan MPR RI menunda penyelenggaraan rapat konsultasi antara pimpinan lembaga itu dan pimpinan fraksi-fraksi serta pimpinan kelompok DPD yang mengagendakan pembahasan mekanisme penggantian Ketua MPR RI hingga Selasa (18/6). "Kami memutuskan menundanya hingga Selasa siang karena Rapat Paripurna DPR RI untuk pengesahan RUU APBN Perubahan 2013 hari ini berjalan alot," kata Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifudin di sela Rapat Paripurna DPR di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin. Ketua MPR RI, Taufiq Kiemas, meninggal dunia di Singapura pada hari Sabtu (8/6) sehingga pimpinan MPR RI akan membahas mekanisme penggantiannya. Menurut Lukman, pada rapat pimpinan MPR RI pekan lalu, telah menjadwalkan akan melakukan rapat konsultasi dengan pimpinan fraksi dan pimpinan kelompok DPD di MPR RI guna membahas mekanisme penggantian ketua MPR RI pada Senin ini. "Karena rapat paripurna DPR RI hari ini berjalan alot, kami putuskan untuk menundanya sampai Selasa besok," katanya. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjelaskan bahwa rapat kosultasi antara pimpinan MPR RI dan pimpinan fraksi serta pimpinan kelompok DPD RI di MPR untuk membicarakan hal-hal penting yang terkait dengan mekanisme penggantian Ketua MPR RI. "Rapat ini sifatnya konsultasi," katanya. Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Y. Thohari mengatakan bahwa pimpinan MPR RI telah memutuskan melibatkan pimpinan fraksi dan pimpinan kelompok DPD di MPR RI pada rapat konsultasi membahas mekanisme penggantian Ketua MPR RI. Menurut dia, rapat konsultasi ini adalah rapat rutin tetapi agendanya soal mekanisme penggantian Ketua MPR RI yang menjadi tidak rutin. "Dilibatkannya pimpinan fraksi dan pimpinan kelompok DPD, diperlukan untuk menambah legitimasi keputusan yang akan diambil," katanya. Pimpinan MPR saat ini, katanya, hanya mewakili empat fraksi setelah Ketua MPR RI Taufiq Kiemas meninggal dunia di Singapura pada tanggal 8 Juni lalu. Menurut dia, sebelum melakukan penggantian Ketua MPR RI, perlu mendengar pandangan dari fraksi-fraksi dan kelompok DPD di MPR RI. Politikus Partai Golkar ini menambahkan, rencananya pembahasan pengganti akan dilakukan pada pekan kedua Juni karena pada pekan ini keluarga almarhum Taufiq Kiemas masih dalam suasana berkabung. Pimpinan MPR RI memutuskan tidak menunjuk pejabat sementara sampai diputuskan Ketua MPR RI yang baru. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026