Ujian SBMPTN Unsri akan Diikuti 15.714 Orang

id Ujian SBMPTN Unsri akan Diikuti 15.714 Orang

Ujian SBMPTN Unsri akan Diikuti 15.714 Orang

Ilustrasi ujian tertulis masuk perguruan tinggi. (Antara)

Palembang, (Antara) - Pelaksanaan ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Universitas Sriwijaya tahun 2013 akan diikuti 15.714 orang calon mahasiswa di Palembang, 18-19 Juni, berdasarkan pendaftaran secara online, 3 Mei-7 Juni. "Jika semua pendaftar hadir maka akan dikuti 15.714 orang, tapi berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya maka tidak semua akan ikut serta karena sebagian mungkin telah lulus melalui jalur undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri(SNMPTN)," kata Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sriwijaya (Unsri) Zulkifli Dahlan di Palembang, Senin. Ia mengemukakan, jumlah pendaftar tahun ini tidak sebanyak tahun 2012 yang mencapai 17.565 orang. Hal ini dimungkinkan karena terjadi penambahan kuota jalur undangan atau SNMPTN yang mencapai 50 persen dari total jumlah mahasiswa baru tahun 2013. "Terjadi penurunan jumlah peserta SBMPTN ini bukan lantaran Unsri kurang diminati dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tapi besar kemungkinan karena sebagian besar calon mahasiswa telah diterima melalui jalur undangan," katanya. Ia menambahkan, sebanyak 2.057 kursi bakal diperebutkan 15.714 orang peserta SBMPTN itu karena Unsri menyedikan kuota sebesar 30 persen dari total mahasiswa baru. "Semula hanya 1.920 orang, namun karena mendapatkan penambahan kuota dari beasiswa Bidik Misi yang tidak terisi yakni berjumlah 137 kursi, maka bertambah menjadi 2.057 kursi," ujarnya. Terkait dengan pelaksanaan ujian tulis itu, pihaknya menggunakan 30 lokasi dengan 853 ruangan, masing-masing ruangan terdiri atas dua orang pengawas. "Peserta diharapkan datang tidak terlambat dan telah mengetahui lokasi ujian beserta ruang kelasnya pada hari ini. Toleransi keterlambatan hanya 30 menit," ujarnya. (*/jno)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.