Logo Header Antaranews Sumbar

Dengan inovasi "Kapten", Padang lahirkan pemuda tangguh

Jumat, 28 Mei 2021 16:32 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Padang Mursalim menyosialisasikan program inovasi Kapten di Padang, Jumat (28/5). (Antarasumbar/HO-Pemkot Padang)
Peserta program ini diberi semacam penyadaran, pemberdayaan, pengembangan kepemimpinan, kepeloporan pemuda, hingga pemberian penghargaan,

Padang (ANTARA) - Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang menggagas inovasi berupa program Kader Pemuda Tangguh Bela Negara (Kapten) untuk menghadirkan generasi muda yang berakhlak, berpendidikan serta berjiwa bela negara.


"Pemuda merupakan aset negara yang akan menjadi penerus bangsa, namun sayangnya, hingga kini seakan tidak terperhatikan, bahkan ada yang melakukan tindak kriminal dan perilaku menyimpang, untuk itu kami menggagas Kapten," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Padang, Mursalim Nafis di Padang, Jumat.


Ia menyampaikan hal itu pada sosialisasi program inovasi "Kapten" dibuka Sekretaris Daerah Kota Padang, Amasrul dan dihadiri Kapolres, Dandim, Ketua KNPI Kota Padang, Ketua Karang Taruna, serta sejumlah organisasi kepemudaan.


Menurut dia melalui program tersebut akan melahirkan pemuda Kota Padang yang memiliki kemampuan dan kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan yang luas, cinta tanah air dan tangkas menghadapi ancaman multidimensi terhadap kedaulatan, keutuhan dan keselamatan bangsa dalam kerangka NKRI.


Program Kapten akan diikuti pemuda yang ada di Padang terutama mereka yang berprestasi, anggota organisasi kepemudaan, hingga kepada mereka yang berisiko menghadapi masalah gangguan sosial.


"Peserta program ini diberi semacam penyadaran, pemberdayaan, pengembangan kepemimpinan, kepeloporan pemuda, hingga pemberian penghargaan," katanya.


Dalam kurikulum program Kapten pemuda akan ditempa dengan berbagai macam ilmu pengetahuan. Seperti nilai-nilai dasar bela negara, ceramah agama, dialog dan diskusi, indoktrinasi, curah pendapat, debat, serta program lainnya.


"Pelaksanaannya selama lima hari. Kami berencana memulainya pada Oktober 2021 ," kata dia.


Sementara Sekda Kota Padang, Amasrul menilai positif program Kapten dan menyarankan agar diviralkan di tengah masyarakat sehingga kita harapkan nantinya Padang menjadi tempat pembinaan generasi muda serta menjadi contoh bagi daerah lain.


"Nama program ini juga bagus Kapten, harapan kita setelah jadi 'Kapten', generasi muda kita menjadi mayor atau jenderal nantinya," kata dia.


Ia menilai generasi muda saat ini memang harus diperhatikan secara baik. Karena mereka yang kini berada di jalanan adalah orang yang baik dan butuh perhatian, pembinaan mental serta spiritual.


"Mereka di jalanan bukan salah mereka, tetapi karena kesalahan kita semua. Karena itu jangan dikucilkan, mereka harus dihargai dan dibina dengan baik, lewat program Kapten ini salah satunya," kata dia berharap.



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026