Lewat Program Saga Saja Pariaman, anak dari keluarga miskin bisa tempuh pendidikan tinggi

id Syamsuadi ,safari ramadhan pariaman,berita pariaman,pariaman terkini,berita sumbar,sumbar terkini,Program Saga Saja pariaman

Lewat Program Saga Saja Pariaman, anak dari keluarga miskin bisa tempuh pendidikan tinggi

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kota Pariaman Syamsuadi saat sambutan pada Safari Ramadhan di Masjid Al-Hidayah di Desa Sungai Kasai, Kecamatan Pariaman Selatan. (ANTATA/Aadiaat M. S. )

Pariaman, (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat menyosialisasikan program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) saat pelaksanaan Safari Ramadhan kepada warga di daerah itu.

"Program ini khusus untuk anak dari keluarga miskin dalam menempuh pendidikan tinggi," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Syamsuadi saat Safari Ramadhan di Masjid Al-Hidayah di Desa Sungai Kasai, Kecamatan Pariaman Selatan, Rabu malam.

Ia mengatakan dengan program tersebut maka tidak ada generasi muda di Pariaman yang tidak menempuh pendidikan tinggi dan nantinya diharapkan mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga dapat mengangkat ekonomi keluarga.

Ia menyampaikan program tersebut bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di Pariaman yang disebabkan oleh pendidikan yang rendah.

"Jadi kemiskinan itu lingkaran setan, miskin karena tidak sekolah, tidak sekolah karena miskin," katanya.

Oleh karena itu ia berpesan kepada warga dan kepala desa yang di daerahnya terdapat anak keluarga miskin yang baru tamat SMA sederajat diminta diarahkan mendaftar di program Saga Saja.

Di dalam program Saga Saja tersebut terdapat sejumlah perguruan tinggi vokasi yang menjalin kerja sama dengan Pemkot Pariaman.

Ia menjelaskan pada Safari Ramadhan pihaknya juga menyampaikan sejumlah program pemerintah mulai dari sejumlah pembangunan salah satunya revitalisasi Pasar Rakyat Pariaman, Saga Saja, program tahfiz, dan hal lainnya.

Pada kesempatan tersebut ia juga memotivasi hafiz Al-Quran di daerah itu untuk terus menghafal ayat dalam kitab suci umat Islam tersebut.

Syamsuadi mengatakan pelaksanaan Safari Ramadhan bertujuan untuk membangun jembatan hati dengan warga di daerah itu.

"Tahun lalu tidak bisa melaksanakan Safari Ramadhan karena COVID-19 dan sekarang sudah bisa dilaksanakan namun dengan menerapkan protokol kesehatan. Mudah-mudahan nanti kegiatan ini tetap bisa berlanjut," tambahnya. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar