PLN UIW Sumbar 100 persen siap implementasikan OM

id PLN, UIW Sumbar, GM Bambang, OM, PLN mobile

PLN UIW Sumbar 100 persen siap implementasikan OM

GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto mengikuti go live OM (Antara/HO-hms)

Padang (ANTARA) - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan 100 persen siap mengimplementasikan Outage Management (OM).

Outage Management (OM) merupakan proses sinergi dan berkesinambungan dari kegiatan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring tindaklanjut program operasi dan pemeliharaan (force outage dan planned outage).

Bentuk kesiapan dan komitmen PLN UIW Sumbar ditunjukan saat mengikuti acara Go Live Outage Management (OM) Tahap III yang diselenggarakan oleh PLN Pusat melalui Video Conference pada Senin (1/3).

Sebanyak 18 UP3 dari 10 UID/UIW PLN mengikuti OM Tahap III ini setelah sebelumnya pada tahapan II sebanyak 22 UP3 dari 11 UID/UIW melaksanakan OM pada launching Februari 2021 lalu. Pada Go Live hari ini, tiga UP3 di wilayah kerja UIW Sumbar, yakni UP3 Padang, UP3 Solok dan UP3 Bukittinggi turut serta menjadi bagian di dalamnya yang menandakan 100 persen implementasi OM di PLN UIW Sumbar.

Kegiatan go live hari ini disaksikan oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto dan beberapa GM lain yang terlibat, serta Manager yang turut menjadi bagian dari OM tahap ketiga ini.

Tujuan utama hadirnya program ini adalah untuk mendukung program PLN transformasi khususnya Customer Focused.

Ke depannya kehadiran OM diharapkan dapat meningkatkan kepuasan layanan pelanggan serta meminimalisir respond dan recovery time dalam hal penyelesaian pengaduan melalui kemudahan akses pintu layanan yang terintegrasi dan kemudahan mendapatkan informasi.

GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto mengungkapkan dampak positif hadirnya OM yang sudah terintegrasi dengan PLN Mobile.

"Program digitalisasi layanan ini sangat keren. Betapa tidak. Jika dahulu ketika pelanggan mengalami padam akan mengalami suasana ketidakpastian, namun kini ketika terjadi gangguan atau pemeliharaan, pelanggan yang terdampak akan mendapatkan pemberitahuan/notifikasi melalui aplikasi new PLN mobile,” ungkap Bambang.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, juga menyampaikan dukungan dan arahannya terhadap pelaksanaan OM di wilayah Sumbar.

“PLN terus berupaya meningkatkan layanan, bertransformasi agar menjadi yang terdepan dan terbaik di mata pelanggan, salah satunya melalui pelaksanaan OM ini. Mari kita sama-sama sukseskan program ini,” ujar Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan.

Pada saat Go Live tadi Bob Saril juga melakukan dialog dengan MULP Pariaman Bayu Satriawan terkait penggunaan aplikasi Yantek Mobile di unit dan rencana untuk melakukan pengecekan langsung terkait kesiapan petugas di unit-unit.

“Aplikasi Yantek Mobile sudah diinstal oleh seluruh petugas Yantek dan kami juga memastikan para petugas memahami aplikasi tersebut melalui panduan visual management yang sudah di siapkan. Memang dalam implementasinya masih ditemukan kendala-kendala kecil, namun hal tersebut dapat diatasi dengan baik, melalui instruksi dan pemahaman kepada Tim Yantek diseluruh Kantor Pelayanan," katanya.

Tidak hanya itu, untuk keluhan respond time ataupun recovery time dari sisi pelanggan, kami rutin melakukan pengecekan pada aplikasi VCC (Virtual Command Centre) untuk gangguan dan aplikasi Champion untuk keluhan dengan memaksimalkan monitoring secara berkala, ungkap Bayu.

Banyak manfaat yang akan dirasakan pelanggan dengan hadirnya OM dan instalasi PLN Mobile. Salah satunya manfaat notifikasi pemadaman pada aplikasi PLN Mobile tersebut yang diterima pelanggan bila terjadi gangguan yang mengakibatkan padam.

Selain itu, proses tracking petugas juga dapat langsung di cek oleh pelanggan. Itu hanya satu dari sekian banyak manfaat dari OM dan PLN Mobile.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar